DEPOK – Salah satu sumber kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kota Depok melalui aliran Sungai Ciliwung, untuk itu sangat diperlukan kesadaran dan kepedulian menjaga lingkungan hidup khususnya aliran air dari buangan sampah sembarangan
“Saya khususnya kami dari PT Tirta Asasta (TA) Depok (Perseroda) mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke bantaran Sungai Ciliwung karena salah satu sumber air bersih masyarakat Depok berasal dari aliran sungai tersebut,” kata Direktur Utama PT TA Depok (Perseroda), M Olik Abdul Holik, Kamis (27/6/2024).
Kondisi sungai Ciliwung yang memiliki panjang sekitar 120 kilometer dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) 387 kilometer persegi. Mulai dari kawasan Gunung Gede Pangrango, Bogor melintas Kota Depok dan sampai di hilir wilayah Jakarta Utara harus dipertahankan keasrian dan lingkungan sekitarnya.
Abdul Holik menyatakan tidak hanya buangan sampah sembarangan yang harus diingatkan masyarakat semua, namun masalah pemakaian air tanah atau menyedot air tanah yang berlebihan juga harus ditangani dengan baik agar permukaan tanah tidak turun akibat setiap saat air diambil seenaknya.
Karena kebutuhan akan air bersih sangat diperlukan melihat kondisi pembangunan yang semakin ramai atau padat terlebih semakin banyak gedung pusat belanja, mall, perkantoran, rumah sakit, apartemen dan lainnya.
Menurut dia, semua harus ditangani dengan baik termasuk menjadi pelanggan air bersih milik PT TA Depok yang terus memperluas jaringan pipa air bersih untuk masyarakat Kota Depok di 11 kecamatan secara bertahap.
Saat ini PT TA Depok memberikan promo biaya pemasangan gratis bagi masyarakat Kota Depok yang ingin berlangganan layanan air bersih Tirta Asasta. Hanya bermodalkan kuota masyarakat dapat mengakses air bersih dengan mendaftar menjadi pelanggan Tirta Asasta Depok melalui www.tirtaasastadepok.co.id.
Pendaftaran juga bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor pelayanan terdekat dengan membawa persyaratan yang sebagai berikut: Foto copy KTP, Foto copy KK, Foto copy SPT PBB terbaru dan Materai 10000. (anton)








Komentar