oleh

LSM Jari Pandawa Sebut Pembangunan Sekolah Al-Azhar di Kawasan Margonda Menambah Parah Kemacetan

DEPOK – Proyek pembangunan Sekolah Islam Al-Azhar Margonda, Depok menambah data kemacetan di Jalan Margonda Raya terlebih keluar dan masuk melalui jalan utama di Kota Depok.

“Kondisi kemacetan setiap hari saja sudah parah apalagi nanti setelah sekolah itu selesai dibangun. Pastinya kawasan Margonda akan bertambah parah kemacetan ” kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pemerhati Anggaran dan Akuntabilitas Warga (Jari Pandawa) Gita Kurniawan, Minggu (17/5/2026), sebagaimana dikutip media ini.

Potensi kemacetan akan bertambah karena lokasi proyek yang berada di jalur utama dekat D’Mall dan Eka Hospital dinilai sangat ramai dari arah Bundaran UI dan Perempatan Juanda.

Ketegasan Pemerintah Kota Depok dalam mengeluarkan perizinan dan kualitas pengawasan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di jalan protokol khususnya di Jalan Margonda Raya perlu dipertanyakan.

“Margonda sudah padat sejak pagi hingga malam. Kalau sekarang ditambah sekolah besar dengan aktivitas antar jemput yang tinggi, masyarakat tentu khawatir muncul titik kemacetan baru,” ujar Gita.

Sejumlah daerah memiliki aturan ketat terkait pembangunan sekolah di jalan utama atau kawasan protokol, karena berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan terutama antrean kendaraan baik masuk maupun keluar sekolah tersebut.

“Biasanya kendaraan parkir berjajar di pinggir jalan saat antar-jemput siswa. Kalau tidak diantisipasi serius, dampaknya bisa panjang,” kata Gita yang menilai pihak pengelola maupun Pemkot Depok sampai saat ini belum memberikan kejelasan terhadap pembangunan sekolah tersebut.

Warga berharap pembangunan fasilitas pendidikan tetap memperhatikan aspek kenyamanan publik dan tidak menambah persoalan baru di tengah kepadatan Kota Depok yang terus meningkat. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *