oleh

Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Tewasnya Ratusan Suporter di Malang

POSKOTA.C0 – Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi tragedi tewasnya 129 orang di stadion Malang, Jawa Timur.

“Saya perintahkan Kapolri lakukan investigasi dan usut sampai tuntas kasus ini,” ujar Jokowi, Mingu (2/10).

Hal serupa juga diminta kepada(Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) untuk menghentikan sementara pertandingan Liga 1 Indonesia.

“Kepada PSSI saya minta hentikan sementara pertandingan Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan,” tegas Presiden.

Dia berharap kericuhan yang terjadi pascapertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya ini merupakan tragedi sepak bola terakhir di Tanah Air

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3.

Tewasnya ratusan penonton dan dua polisi diduga disebabkan kepanikan massa yang sempat turun ke lapangan yang ditembaki gas air mata oleh petugas hingga banyak yang alamai sesak nafas dan pingsan dan terjatuh hingga terinjak-injak oleh massa lainnya.

Massa sendiri turun ke lapangan usai wasit menitup pluit panjan tanda berakhirnya pertandingan dimana tim kesayangannya Arema FC kalah melawan Persebaya Surabaya.

Kericuha semakin membesar hingga petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Namun karena jumlah petugas dengan massa tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut yang melakukan anarkis sehingga menembakan gas air mata ke arah massa hingga kepulan asap terlihat membumbung tinggi.

Tembakan gas air mata ini justru menyebabkan suporter yang pingsan dan sulit bernapas. Bahkan tidak sedikit yang panik dan takut hingga terjatuh lalu terinjak-injak oleh massa lainya dan diketahui banyak meninggal di tempat. (d)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *