POSKOTA.CO – Bertahun-tahun shelter bus atau halte di kawasan Jalan Stasiun Senen ‘dicuekin’ pemerintah. Tak karuan saja, aset yang semula untuk tempat menunggu bus. Kini hanya tinggal tulang atapnya pun juga bolong-bolong. Aset tersebut persisnya terletak berada di seberang jalan depan Taman Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
“Halte bus itu sudah lama ‘dicuekin’. Kondisinya juga memprihatinkan sepertinya atapnya bolong-bolong,” ujar Djoko (52), warga Kecamatan Senen, Selasa (29/8/2023) sore.
Lanjut dia menambahkan, kalau menjelang sore hingga malam hari di lokasi tersebut berubah fungsi jadi lapak-lapak pedagang. Miris banget sudah semrawut kumuh karena pedagang gelar lapak dan bahu jalan jadi menyempit lantaran parkir liar bermunculan.
Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Arifin saat ditanya tentang pembongkaran aset halte tersebut kewenangannya Dinas Bina Marga (DBM). “Halte bus itu DBM,” singkatnya melalui telepon.
Wakil Wali Kota Jakpus Chaidir saat ditanya soal halte tersebut, enggan menanggapi. Begitu juga, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Bina Marga Jakpus Muhammad Soleh enggan berkomentar.
Pantauan di lapangan, selain halte, penestrian atau trotoar di kawasan Jalan Garuda Raya Kemayoran dan Jalan Percetakan Negara Johar Baru kondisinya juga dekil-dekil akibat banyak pedagang kaki Lima (PKL) liar naik berjualan di atas trotoar. (*/van)







Komentar