oleh

Giat Silaturahmi Kapolsek Cengkareng dengan Ketua Ormas dan PUK Serikat Pekerja

POSKOTA.CO – Kepala Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol TF Hutagaol SH menggelar silaturahmi dengan para ketua organisasi kemayarakatan (ormas) dan Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kecamatan Cengkareng di Aula Lantai 2 Polsek Cengkareng, Sabtu (3/10/2020).

Agenda silaturahmi dan tatap muka tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan diri sebagai kapolsek yang baru, dengan harapan dan semoga dapat diterima dengan baik, sekaligus Kapolsek memberikan imbauan kamtibmas kepada para ormas dan PUK Serikat Pekerja Cengkareng.

Dalam silaturahmi dan tatap muka sekaligus sebagai giat koordinasi sehingga dapat saling mengenal, mengerti dan memahami apa yang menjadi peran, tugas dan tanggung jawabnya, agar tidak terjadi pengerahan massa, adu kekuatan, berbenturan dan tumpang-tindih yang mengakibatkan perselisihan serta pelanggaran hukum, dan semuanya dapat diselesaikan dengan musyawarah yang terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Cengkareng Kompol TF Hutagaol juga melakukan penggalangan dan mengimbau kepada PUK untuk tanggal 6-8 Oktober 2020, kepada PUK serikat buruh tergabung dalam LEM SPSI dan SPN di wilayah Cengkareng melalui PUK-nya masing-masing agar tidak mengikuti aksi unjuk rasa dan mogok kerja.

“Untuk wilayah Cengkareng merupakan tempat dan kawasan dari beberapa ormas, elemen masyarakat dan serikat pekerja, saya sebagai Kapolsek meminta dan mengharapkan terjalin hubungan yang humanis dan harmonis dengan selalu berkoordinasi, bekerja sama, saling membutuhkan serta menjaga keamanan dan ketertiban sesuai peran masing-masing, sehingga wilayah Cengkareng menjadi aman, terkendali dan kondusif,” ungkap Kapolsek Cengkareng, dalam siaran pers Humas Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan dari Kapolres Metro Jakarta Barat, untuk tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak aman dan menghindari dari kerumunan di mana pun berada, dan diminta untuk menjadi pelopor/penggerak edukasi dan pendisiplinan protokol kesehatan di lingkungannya, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (*/rel)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *