oleh

Covid di Jakarta Melonjak, Danau Sunter Ditutup Sementara

POSKOTA. CO – Melonjaknya kasus Covid 19 di Jakarta membuat dua lokasi yang selama ini jadi konsentrasi massa di Jakarta Utara, ditutup untuk sementara. Dua lokasi itu adalah kawasan lokasi hiburan rakyat Danau Sunter Kelurahan Sunter Jaya dan pusat ibadah Jakarta Islamic Center Jakarta.

“Penutupan lokasi hiburan di Danau Sunter terpaksa dilakukan dan ini bersifat situasional, bisa berubah kapan saja. Yang jelas penutupan akan terus dilakukan sampai menurunnya kasus positif COVID-19,” kata Sekretaris Kelurahan Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma.

Eka menegaskan tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada masyarakat yang beraktivitas di Kawasan Danau Sunter. “Buat warga yang kedapatan beraktivitas di Kawasan Danau Sunter akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk menjaga lokasi tetap steril (bersih dari pengunjung) kami juga menempatkan beberapa petugas gabungan dari kelurahan, Satpol PP, Sudinhub, TNI, dan Polri disana,” ucapnya.

Sementara Kepala Sekretariat Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Ahmad Juhandi menuturkan, Masjid Raya Jakarta Islamic Centre sementara waktu tidak menyelenggarakan kegiatan pelayanan peribadatan seperti salat Jum’at dan salat wajib berjamaah.

Dijelaskan Juhandi, keputusan ini diambil berdasarkan rapat pengurus pasca koordinasi kepada Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta, aparatur Kecamatan Koja, aparatur Kelurahan Tugu Utara dan Puskesmas Kecamatan Koja. Termasuk dengan merujuk pada Keputusan Gubernur Provinsi Provinsi DKI Jakarta Nomor 796 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM). “Penutupan sementara ini mulai Selasa (22/6) kemarin hingga Senin (5/7) mendatang,” jelasnya.

Meski demikian, Juhandi memastikan adzan salat lima waktu tetap dikumandangkan dan salat lima waktu berjamaah di dalam masjid hanya diperuntukkan bagi pegawai Jakarta Islamic Center dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Untuk kegiatan dakwah, kajian, dan pendidikan tetap kami gelar secara daring,” tutupnya.(??)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *