JAKARTA – Mengawali hari pertama sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menegaskan komitmennya akan melanjutkan berbagai program yang diwariskan mantan Ketua DPRD sebelumnya, H Khoirudin. Berbagai program yang sinergis dengan kebijakan Gubernur Pramono Anung akan terus berlanjut untuk pembangunan Jakarta.
“Saya akan mengoptimalkan tiga fungsi utama lembaga legislatif, yakni pembentukan peraturan daerah (perda), pengawasan, dan penganggaran.
Di bidang legislasi, DPRD akan mendorong lahirnya berbagai perda yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan warga Jakarta,” ujar Suhud di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/6).
Menurutnya, sejumlah perda yang dihasilkan sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta dan juga oleh eksekutif dalam menjalankan fungsinya serta pelaksanaan pembangunan di Jakarta. “Pada aspek pengawasan, DPRD DKI juga terus mengawal kebijakan Pemprov DKI. Berbagai masukan dan kritik yang disampaikan anggota dewan diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan,” kata Suhud yang baru hari Senin kemarin dilantik sebagai Ketua DPRD menggantikan Khoirudin hingga tahun 2029.
Sementara dari sisi penganggaran, Suhud menegaskan, pihaknya memastikan program-program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas. Program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), subsidi pangan, hingga program pengendalian banjir harus tetap berjalan meski Pemprov DKI tengah melakukan efisiensi anggaran. “Langkah efisiensi tidak boleh mengganggu anggaran yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga,” tegas Ketum DPW PKS DKI Jakarta.
Suhud optimistis sinergi antara DPRD dan Pemprov DKI akan semakin kuat. Ia menyebut, komunikasi yang baik dengan Gubernur Pramono Anung merupakan modal penting untuk menyampaikan masukan hingga evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan. “Untuk menyiasati penghematan APBD, masih banyak potensi pendanaan yang bisa dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Ini perlu didorong agar menjadi sumber pemasukan baru bagi Jakarta,” pungkasnya. (jo)








Komentar