oleh

ATR/BPN Depok Tegaskan Tak Ada Pungli di Program PTSL

POSKOTA.CO – Adanya isu miring dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di beberapa wilayah di Kota Depok mendapat tanggapan serius jajaran Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Yang jelas tudingan atau isu adanya pungli dalam program PTSL di masyarakat sebagai salah satu program pemerintah pusat yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo tentunya tidak berdasar karena seluruh jajaran BPN Depok tentunya sudah sadar akan konsekuensinya jika terbukti melakukan pungli, ” tegas Kepala Kantor ATR/BPN Kota Depok Ery Juliani Pasoreh, Jumat (15/10/2021).

Program Strategi Nasional (PSN) Presiden Joko Widodo yang sudah dilaksakan BPN Depok sejak tahun 2017 sampai saat ini tentunya mendapatkan perhatian masyarakat banyak dan pihaknya belum pernah mendapat laporan pungli dari masyarakat.

“Melihat sanksi tegas bagi pegawai atau jajaran ATR/BPN jika terbukti melakukan pungli kegiatan PTSL jelas tidak mungkin berani karena taruhannya pekerjaan,” ujar Ery Juliani sembari menambahkan, jikapun ada yang berani melakukan pungli di luar SKB Tiga Menteri sebesar Rp150 ribu kepada warga diduga bukan oleh oknum BPN.

“Pelaksanaan PTSL sudah berjalan selama empat tahun atau sejak tahun 2017, dan sejauh ini belum pernah menerima laporan adanya pungli dari masyarakat,” imbuhnya Ery yang baru menjabat sebagai kepala Kantor ATR/BPN Depok dua bulan.

Munculnya isu atau informasi adanya pungli kegiatan PTSL di Kota Depok, tambah dia, diduga ada motif lain atau kepentingan tertentu untuk kepentingan oknum tersebut.

“Namun, adanya kegiatan demo dari beberapa massa dua hari lalu yang menyuarakan adanya isu pungli kegiatan PTSL tetap menjadi perhatian dan masukan di jajaran ATR/BPN Depok untuk bekerja lebih baik lagi di masyarakat,” pungkas Ery. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *