TANGERANG – Anak Wali Kota Tangerang Sachrudin, Ika Lestari, menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Kota Tangerang. Menanggapi kejadian tersebut, Sachrudin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.
“Ini bukan persoalan siapa korbannya. Yang terpenting adalah kita semua harus mewaspadai persoalan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” ujar Sachrudin kepada wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (6/7/2026).
Menurut Sachrudin, menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia menilai peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Polisi tidak bisa bekerja sendirian. Masyarakat juga harus bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan meningkatkan kewaspadaan,” katanya.
Ia juga mengimbau warga tetap berhati-hati saat beraktivitas guna meminimalisasi risiko menjadi korban kejahatan.
“Takdir itu kita jemput dengan usaha, dengan ikhtiar, dan dengan kewaspadaan. Tetapi kita juga tidak boleh takut melangkah. Yang penting adalah tetap waspada,” ujarnya.
Terkait kasus yang menimpa anaknya, Sachrudin mengaku belum mengetahui secara rinci kronologi kejadian maupun barang yang hilang. Namun, ia memastikan korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
“Setahu saya kemarin sudah (melapor). Untuk kronologinya saya tidak tahu persis. Saya hanya menyampaikan agar selalu waspada dan berhati-hati,” ucapnya.
Saat disinggung mengenai maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan tindak kriminal serupa juga terjadi di berbagai daerah lainnya. Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan.
“Yang perlu kita bangun adalah kepekaan masyarakat. Ketika ada gejala atau hal-hal yang mencurigakan, kita harus tahu ke mana harus berkoordinasi,” pungkasnya. (Imam/fs)







Komentar