oleh

Museum Merupakan Suatu Wujud Apresiasi Atas Peradaban Manusia

-Komunitas-98 views

POSKOTA.CO – Tanggal 12 Oktober ditetapkan sebagai Hari Museum Indonesia. Hari tersebut ditetapkan berdasarkan penyelengaraan musyawarah museum se-Indonesia pertama yang digelar pada 12 hingga 14 Oktober 1962 di Yogyakarta.

Museum seringkali dianggap sebagai tempat barang lawasan atau kuno wadah artefak atau bendawi. Museum merupakan suatu wujud apresiasi atas peradaban manusia. Dengan harapan daribgenerasi ke generasi akan terus dapat belajar dari nilai nilai bagi hidup dan kehidupan manusia.

Perjuangan dan karya karya para pendahulu kita sangat luar biasa di musiumlah kita dapat belajar nilai nilai luhur bahkan dari kekurangan hingga kesalahannya agar tidakbterulang di masa depan. Museum secaraideal setidaknya dibangun untuk menunjukkan :
1. Kepekaan kepedulian dan bela rasa akan peradaban manusia terutama perjuangan cipta karsa dan karya para leluhur dan pahlawan serta patriot2 bangsa di semua gatra kehidupan.
2. Wujud apresiasi dan upaya mengabadikan atas perjuangan dan cipta karsa dan karya para pendahulu yg menjadi sejarah panjang yg telah ditorehkan sbg tinta emas kehidupan. Peradaban yg dibangun para maestro atau bagi siapa saja yang telah berjuang dan menjadi ikon dlm sejarah perjuangan bangsa maupun bagi manusia.
3. Sebagai pusat studi atas hidup karya sang maestro ataupun sejarah hingga pengembangan seni dan budaya maupun peradaban
4. Menjadi ruang dialog dalam sharing pengetahuan informasi dan komunikasi seni
5. Memberikan inspirasi dan literasi seni budaya
6. Wadah pembinaan komunitas seni budaya
7. Art shop dan galeri seni
8. Menjadi wadah transformasi bagi lahirnya para pejuang2 kemanusiaan bahkan maestro maestro kehidupan baru di semua gatra kehidupan.

Museum modern akan dielaborasi dg teknologo bukan sekedar tempat yang tangible melainkan juga menyentuh yang untangible. Museum selain sebagai wadah transformasi jg sbg bagian dari laboratorium sosial.

Banyak hal yang dpt dipelajari dan mjd inspirasi untuk membangun model baru yg dpt dikembangkan bagi masa kini maupun masa yang akan datang. Dari inspirasi, imajinasi kreasi hingga penyerapan nilai nilai humanisme akan menjadikan pembelajaran dari nilai nilai luhur dan kesalahan2 di masa lalu. Sehingga siap di masa kini hingga mampu menyiapkan masa depan yangblebih baik.

Penataan musium yg disinergikan dengan teknologi time line dan berbagai artefak akan ada literasinya. Yang mampu menunjukkan makna di balik fenomena. Imajinasi interpretasi sbg pemaknaan ini menjadi sangat penting bagi pembelajaran.

Pererbedaan pendekatan ini sbg variasi satu sama lainnya yg terpenting adalah prinsip prinsip yg mendasar dan berlaku umum sama. Variasi variasi interpretasi merupakan kemampuan dari pendekatan atau sudut pandang cara melihat dan bagi pengembangannya.

Museum sebagai ruang apresiasi, refleksi dan transformasi peradaban menjadi penting bagi hidup berbangsa dan bernegara. Penghargaan kepada manusia hidup dan perjuangannya yang lebh luas adalah penanaman patriotisme dan cinta bangsa. Bung Karno mengingatkan bahwa bangsa ini jangan melupakan sejarah dg kata akrinimnya: jasmerah ( jangan sekali kali melupakan sejarah).

Penghargaan merupakan kepekaan kepedulian bahkan bela rasa bagi hidup tumbuh dan berkembagnya peradaban suatu bangsa. Apa yang menjadi koleksi dalam cipta karsa dan karya menjadi kekuatan dan kekayaan peradaban.

Selain itu juga merupakan pusat studi untuk kegiatan ilmiah hingga ngalap berkah bagi yang mampu berdialogvatau mendalami indra dg jiwa dalam artefak artefak yang ada. Energi peradaban yg ditunjukkan dalam religi tradisi seni budaya komuniti hobi hingga tiknologi merupakan pilar peradaban. Semua itu memiliki nilai nilai luhur bangsa yg wajib kita jaga lestrarikan dan transformasikan dari generasi ke generasi.

Pengembangan seni budaya merupakam dialog yg ditransformasikan scr lisan maupun tulisan ataupun pesan pesan yang ditradisikan. museum menjadi suatu tesa yang dapat dikaji anti tesanya serta menemukan sintesanya. Museum dalam gerakan moral sharing pengetahuan, pemahaman dan pemaknaan akan seni budaya peradaban perjuangan bagi hidup dan kehidupan dapat ditumbuh kembangkan mulai dari rumah kita.

My house my museum yg mulai ditata ditanamkan sebaagai oase kehidupan yg dpt menyegarkan kita. Dari rumah kita gerakan cinta bangsa akan bangsa dan negara sbg sumber yang tiada habisnya. Museum di era revolusi industri wajib dielaborasi dg teknologi. Shg museum dinamis yang terus mengikuti perkembangan hidup dan kehidupan manusia hidup tumbuh dan berkembang.

My house my museum akan menjadi sarana menstimuli inspirasi melalui rekreasi dalam dialog literasi dari yg ada di rumah kita. My house my museum sebagai bagian gerakkan moral yg akan trs berkembang pd komunitas masyarakat bahkan bangsa dan negara. Yang akan saling mendialogkan satu sama lainnya terus memotivasi menggerakkan memberdayakan menginspirasi bahkan mungkin juga memberi solusi. Museum bagian literasi dialog dan pusat studi ini juga menjadi sumber daya melalui produksi yang bisa mendukung pariwisata.

Museum dalam pendekatan pariwisata menjadi sangat komprehensif dan merupakan rekayasa sosial. Selain menjaga peradaban juga sbg transformasi kehidupan yang pendekatannya holistik atau sistemik. Religi seni tradisi hobi komuniti hingga teknologi mampu terserap dan terpancar dr museum yg menjadi bagian dari pendukung program masyarakat sadar wisata.

Peradaban manusia menunjukkan manusia berakal budi yang sangat luar biasa mampu menciptakan rasa dan makna di balik suatu fenomena. Manusia dalam cipta karsa dan karyanya sarat makna yg merupakan refleksi peradaban di masa lalu masa kini bahkan masa depan.(CDL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *