
Oleh: Brigjen Pol Dr Chryshnanda Dwilaksana MSi
MEMBANGUN masyarakat sadar wisata (masdarwis) akan memberikan suatu pencerahan yang setidaknya membuka ruang bagi tumbuh berkembangnya:
- Seni pertamanan
- Seni bonsai
- Seni patung
- Seni landscape
- Seni instalasi
- Seni pertunjukan
- Seni tata ruang dan pencahayaan
- Seni arsitektur
- Seni heritage
- Seni religi
- Seni sastra
- Fotografi
- Perpustakaan
- Studio
- Galeri
- Museum
- Kafe
- Ruang publik
- Marchendise
- Home stay/perhotelan
- Pasar
- Transportasi
- Kuliner
- Kegiatan olahraga dan olah batin
- Ikon ‘local heroes’
- Marketing
- Berbagai ikon sesuai konteksnya, dan sebagainya.
Semua itu bisa dijadikan bagian dari rekayasa sosial dalam membangun patriotisme yang cinta dan bangga akan tanah air Indonesia. Semua lini dapat dikemas untuk dijadikan bagian dari masdarwis:
- Alam dan sumber daya serta keunikan-keunikannya.
- Seni budaya dan corak masyarakat serta peradabannya.
- Religi dengan berbagai seni dan aktivitas rutin maupun ritual-ritual pentingnya menjadi bagian dari pencerahan bagi hidup dan kehidupan manusia.
- Tradisi adat kebiasaan dengan berbagai variasi sebagai ikon peradaban dari berbagai suku bangsa.
- Teknologi dan modernisasinya yang terus sama-sama dapat saling mendukung dan menguatkan satu sama lainnya.
Masdarwis: sak anane; sak bisane; iso kanggo urip lan nguripi. (Penulis adalah Dirkamsel Korlantas Polri)







Komentar