oleh

Film ‘Emmy’ Bakal Jadi Motivasi Generasi Muda, Denny Siregar Production Hadirkan Sosok Wanita Pejuang Inspiratif

JAKARTA – Sukses membuat film ‘Tanah Runtuh’ pada tahun lalu, Denny Siregar Production kini kembali memproduksi film layar lebar yang terinspirasi dari salah satu sosok wanita pejuang asal Sulawesi, Emmy Saelan. Rencananya film yang juga didukung Produksi Film Negara (PFN) ini, disutradarai oleh Emil Heraldi dan diproduseri Denny Siregar.

Film ini diharapkan bisa jadi motivasi dan literasi bagi generasi muda, setidaknya untuk mengenal deretan wanita pejuang yang diakui dalam sejarah Indonesia. Sosok Emmy sangat inspiratif dan menarik untuk diangkat sebagai tokoh dalam film bergenre heroik sekaligus masalah kemanusiaan.

Disebutkan pula bahwa produksi ‘Emmy’ itu sendiri, juga bakal dibintangi deretan aktor/aktris ternama. Mereka antara lain : Cut Beby Tsabina (Emmy), Samo Rafael (Bote), Aji Santosa (Johan), Moh. Iqbal Sulaiman (Katong), Dioren Jalu Permana (Lalo), Dito Darmawan (Maulwi), Tubagus Ali (Stefanus), Aksara Dena (Ranggong), Dinda Ghania (Upe), Vincent Fransiscus Verhaag (Westerling), Regina Suhari (Keke), Jesyca Marlein (Martha) serta Hans De Kraker (De Vries).

Seperti dikatakan Denny Siregar yang juga bertindak sebagai produser, di tengah dunia yang terus bergerak cepat, makna menjadi wanita pejuang hari ini tidak lagi identik dengan medan perang atau melakukan sesuatu yang heroik. “Bisa saja, ia hadir dalam bentuk keberanian mengambil pilihan, keteguhan memperjuangkan masa depan, dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” ujar Denny Siregar pada acara selamatan potong nasi tumpeng di Jakarta, Jumat (27/3).

Atas dasar nilai lebih itulah, kemudian Denny Siregar Production melalui kisah Emmy Saelan yang dibintangi Baby Tsabina, mengangkatnya ke layar lebar. Sebagai seorang tenaga kesehatan di situasi yang penuh tekanan, Emmy digambarkan sebagai wanita pejuang yang merawat, melindungi dan tetap berdiri di garis depan ketika banyak orang memilih mundur.

“Sosok Emmy menjadi representasi perempuan yang kuat sekaligus penuh empati. Selain itu juga tetap manusiawi di tengah pilihan yang tidak mudah,” ungkap Deny. Melalui film itu pula, Denny Siregar Production ingin menghadirkan cerita yang tidak hanya kuat secara historis, tapi, juga emosional dan dekat dengan realita saat ini yakni tentang perempuan, cinta dan pilihan besar yang menentukan arah masa depan.

Dari karya film ‘Emmy’ diharapkan menjadi lebih dari sekadar tontonan, namun juga refleksi tentang arti keberanian, pengorbanan dan makna sejati dari seorang wanita pejuang.

Patut diketahui pula bahwa Denny Siregar Production adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi film. Untuk karya film ‘Emmy’ juga merupakan film ke-6 yang diproduksi setelah sukses menggarap judul ‘Tanah Runtuh’ di 2025 lalu. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *