oleh

Rayakan Dies Natalis Ke-64, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Gelar Diskusi Publik ‘Komunikasi Merah Putih’

JAKARTA – Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-64, Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) menggelar Diskusi Publik dengan tema ‘Komunikasi Merah Putih’. Diskusi  membahas peran komunikasi dalam penyampaian informasi pemerintah hingga membangun kepercayaan komunikasi publik berlangsung di RM Suko-Suko Jl Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (11/5).

Diskusi yang dimoderatori Geok Mengwan menghadirkan tiga narasumber yaitu Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan Ujang Komarudin, Plt Rektor Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Muhammad Saifulloh dan pemilik Drone Emprit Ismail Fahmi. Diskusi juga  membahas peran media dalam menyuarakan semangat kebangsaan melalui praktik jurnalisme yang bertanggung jawab.

Ketiga narasumber tersebut sama-sama menyampaikan bahwa peran media saat ini yang didominasi media online maupun media sosial menjadi sarana komunikasi yang efektif. “Di era digital ini, peranan media online maupun media sosial menjadi lebih dominan, baik untuk komunikasi sosial maupun politik,” kata M. Saifulloh pada acara yang dihadiri sejumlah wartawan cetak dan elektronik. 

Ia mencontohkan di era Pilpres 2024, tim pendukung Prabowo Subianto sangat piawai memanfaatkan media digital untuk sarana kampanye sehingga program-programnya sangat mudah mengena kepada masyarakat. Menurutnya itu cara berkampanye paling keren. “Namun sebaliknya, generasi Gen Z sekarang kurang tertarik dengan media online, karena setiap diklik bermunculan aneka iklan yang menutup materi berita. Iki memang sangat mengganggu,” papar M. Saifulloh.

Sedangkan narasumber Ujang Komarudin menyoroti perubahan media televisi yang cenderung menurun dikarenakan makin banyaknya masyarakat memanfaatkan media digital. “Perubahan media televisi, senang atau tidak senang harus dihadapi. Sedangkan untuk ke depannya media digital akan lebih berkembang dan makin dibutuhkan masyarakat,” tandas Ujang.

Ismail Fahmi selaku founder dan owner Drone Emprit menambahkan media elektronik maupun digital, termasuk podcast dan radio masih sangat dibutuhkan masyarakat. “Kami meyakini bahwa media memiliki peran strategis dalam menyuarakan semangat 
kebangsaan dan memperkuat identitas nasional melalui praktik jurnalisme yang bertanggung jawab,” paparnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Nirwan Mulyatno menambahkan diskusi ini digelar dalam rangka merayakan haru ulang tahun atau Dies Natalis ke-64 Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama). Diskusi Publik dengan tema ‘Komunikasi Merah Putih’ menegaskan bahwa komunikasi jadi kunci dalam kehidupan sosial dan politik, terutama saat pemerintah menyampaikan informasi terbuka dan membangun kepercayaan lewat komunikasi publik. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *