oleh

Peringati Hari Guru Nasional 2023, Dosen UMB Gelar Edukasi Ketrampilan Public Speaking kepada Siswa Insan Rabbany School

SERPONG – Dosen Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta Barat, Sabena S,IKom, M.Ikom melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa edukasi pentingnya skill public speaking kepada siswa Insan Rabbany School Serpong, Tangerang Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari kewajiban menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi tersebut dilakukan pada Sabtu (25/11/2023) bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2023.

Mengambil topik “Berani Berbicara di Depan Umum”, Sabena yang juga seorang praktisi public speaking mengatakan menjadi seorang public speaker itu tidak mudah. Seseorang harus menguasai ilmunya agar setiap acara yang dibawakan menjadi lebih menarik, berisi dan berkualitas.

“Tanpa kita memiliki ilmu public speaking, maka acara yang kita bawakan bisa menjadi hambar dan membosankan,” katanya.

Menurutnya ada 3 jenis ketrampilan yang harus dipelajari dan dikuasai oleh seorang public speaker. Ketrampilan pertama adalah hard skill berupa penguasaan ilmu pengetahuan teknologi dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya.

Siswa SMA Insan Rabbany memperingati Hari Guru Nasional

Kedua adalah soft skill, yaitu keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intra-personal skill) yang mampu mengembangkan untuk kerja secara maksimal.

“Soft skill ini meliputi kejujuran, tanggungjawab, adil, toleran, bekerja, beradaptasi dan berkomunikasi, serta hormat terhadap sesama, mampu mengambil keputusan dan mampu memecahkan masalah,” jelas Sabena.

Dan ketiga adalah skill metting the job requirement meliputi percaya diri, mindset atau cara berpikir, rileks, eye contact, artikulasi, body language, dan berlatih. “Percaya diri bisa dilatih dengan yakin akan kemampuan diri, tidak takut salah, menyiapkan materi dengan baik, menyiapkan peralatan dan menyiapkan penampilan,” terang Sabena.

Sabena menjelaskan setidaknya ada 6 karakter yang harus dimiliki oleh seorang public speaker atau MC sebelum tampil di muka public. Yakni percaya diri, menguasai acara, enjoy, cekatan, disiplin, dan pandai membaca situasi.

Pengabdian pada masyarakat terkait penguasaan skill public speaking tersebut disambut baik oleh Kepala Sekolah Insan Rabbany, Mundopar dan jajaran para guru serta komite sekolah.

Menurut Kepala Sekolah Mundopar, skill communition sangat dibutuhkan sebagai bekal para siswa untuk mampu berkompetisi dalam meraih cita- cita dan masa depan. “Oleh karena itu kami senang dan beriterima kasih kepada Ibu Sabena yang sudah berkenan mengajarkan anak-anak kami bagaimana belajar bicara di depan public,” katanya.

Menurut Mundopar, belajar langsung kepada praktisi tentu suasananya akan berbeda. Apalagi Sabena yang memang seorang akademisi, membawakannya dengan sangat baik, komunikatif, dan interaktif. “Siswa sangat antusias mengikutinya,” tegas Mundopar.

Sementara itu, Ketua Komite SMA Insan Rabbany, Intan mengatakan edukasi terkait ketrampilan berbicara di depan public merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Guru Nasional yang digelar Komite Sekolah bekerjasama dengan pihak sekolah. “Kebetulan pada peringatan Hari Guru, kami ingin meringankan tugas mengajar para guru. Makanya kami terimakasih kepada Ibu Bena yang bersedia berbagi ilmu public speaking kepada anak-anak,” tutupnya. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *