oleh

Forum Rektor PTNBH Berkumpul di Kampus IPB University Guna Merumuskan Cara Mencari Dana Diluar APBN

BOGOR–Sejumlah Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) lalu berkumpul dan merumuskan strategi creative financing sebagai langkah inovatif untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Kampus diminta mandiri secara finansial tanpa mengorbankan keadilan sosial.

U25 Leaders Forum dibaca sebagai momentum konsolidasi nasional PTNBH untuk mengurangi ketergantungan pada APBN melalui creative financing, sambil memastikan mahasiswa dari kelompok ekonomi rentan tetap terlindungi.

Perumusan ini dilakukan pada kegiatan U25 Leaders Forum, Forum Rektor PTNBH yang diselenggarakan di Kampus IPB University, 21-23 Januari 2026.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kolektif PTNBH dalam menjawab tantangan pembiayaan pendidikan tinggi di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya kebutuhan talenta unggul nasional.

Strategi creative financing dipandang sebagai instrumen kunci untuk menjaga keberlanjutan finansial perguruan tinggi tanpa mengorbankan prinsip aksesibilitas.

Skema yang dibahas meliputi optimalisasi aset produktif, penguatan kemitraan dengan industri dan dunia usaha, pengembangan endowment fund, pembiayaan berbasis riset dan inovasi, hingga pemanfaatan instrumen keuangan yang sah dan akuntabel sesuai regulasi.

Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, MSi melalui rilisnya yang diterima wartawan media ini Senin (26/1/2026) menegaskan, transformasi pembiayaan merupakan prasyarat penting bagi universitas masa depan.

“Creative financing bukan sekadar alternatif pendanaan, tetapi strategi sistemik untuk memastikan pendidikan tinggi tetap terbuka bagi semua, khususnya kelompok berprestasi dari latar belakang ekonomi rentan, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan inovasi,” ujar Dr Alim.

U25 Forum ini juga menekankan pentingnya integrasi creative financing dengan kebijakan beasiswa, subsidi silang, dan dukungan pembiayaan mahasiswa berbasis kebutuhan (need-based support).

Dengan demikian, PTNBH diharapkan mampu memperluas daya tampung mahasiswa, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta mempercepat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.

Melalui U25 Forum ini, para Rektor PTNBH menegaskan komitmen untuk membangun ekosistem pembiayaan pendidikan tinggi yang inovatif, transparan, dan berorientasi pada dampak sosial.

Strategi creative financing diharapkan menjadi pengungkit utama dalam mewujudkan pendidikan tinggi Indonesia yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global. (yopy/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *