oleh

Terduga Pelecehan di Bandara Soetta Tak Melapor, Polisi Tetap Akan Mengusut

POSKOTA.CO – Meski korban belum melapor, Polri tetap akan mengusut informasi terjadinya pelecehan seksual dialami seorang perempuan di Bandara Soekarno Hatta, saat melakukan rapid test Covid-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengaku telah mendengar keramaian media sosial, tentang pelecehan. “Jika terduga korban tidak kunjung melakukan laporan resmi, tak menutup kemungkinan kepolisian akan mencari terduga korban pelecahan seksual saat rapid test Covid-19 itu. Polisi kemudian akan meminta keterangannya,” tandas Yusri.

Yusri menambahkan, jemput bola dilakukan Polri semata meluruskan cuitan terduga korban di media sosial. Tujuanannya, agar jelas apa yang dicuitkan tidak sebatas klaim yang membuat heboh masyarakat.

“Habis jangan menyebarkan tetapi habis itu sembunyi, kita jemput bola karena dia sudah menyebarkan. Kita jemput bola kesana supaya terang benderang perkara ini, masyarakat tidak beralibi lain, dia tidak ngoceh sembarangan, kita terangkan,” Yusri menandasi.

Sebelumnya beredar cuitan di Twitter, yakni melalui sebuat akun bernama @listongs. Lewat unggahannya, dia mengaku telah mendapat perlakuan tidak senonoh dari seorang diduga dokter di Bandar Soekarno Hatta saat melakukan tes rapid sebagai syarat penerbangan di masa pandemi.(omi/oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *