oleh

Perampas HP Didor Petugas di Perlintasan Rel KA Menteng

POSKOTA.CO – Satu bandit perampas HP tersungkur ditembak resmob saat beraksi merampas HP di perlintasan rel kereta api (KA) Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).

“Pelaku berinisial BG,21, terpaksa kami lumpuhkan karena saat pengembangan menunjuk persembunyian rekannya yang kabur malah melawan petugas dengan mengeluarkan badik,” ujar Kapolres Jakpus Kombes Heru didampingi Kapolsek Menteng AKBP Guntur, dalam keterangan pers, Senin (19/10/2020) siang.

Kini bandit BG yang luka tembak di kaki kiri dan telapak tangan segera dirawat di RS Polri Kramatjati, sedang pelaku lainnya A masih dalam pengejaran petugas. “Pelaku yang tertembak itu sudah 8 kali beraksi di Menteng tapi baru kali ini tertangkap dengan kondisi lula tembak,” tegas AKBP Guntur Muhamad Thariq.

Masih menurut petugas, aksi penjambretan yang dilakukan pelaku yang  sempat viral di media sosial. Untuk itu, tim reskrim Polsektro Menteng langsung melakukan tindak lanjut.

Awalnya korban Ny Miriam Elga Gena,33,  salah satu karyawati saat itu tengah naik sepeda gowes bersama rekannya Rifki Salim. Mereka jalan dari rumahnya di kawasan Pulo Asem sekitar pukul  06:30 berolah raga sepeda mau ke Epicentrum Kuningan. Saat melintas di Jalan HOS Cokroaminoto, korban dan rekannya berhenti di jalan untuk beristirahat.

“Wanita ini pun mengeluarkan handphone Iphone 11 pro dan dipegang di tangan kanan. Tiba-tiba dua orang penjambret berinisial BG dan A (DPO) datang menggunakan motor Satria FU. Salah satu tersangka inisial BG yang dibonceng langsung merampas Handphone korban,” tegas satu perwira menengah ini.

Hingga terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Korban berteriak historis hingga mengundang pengendara lainnya yang melintas hingga wanita itu berhasil menyelamatkan telepon genggamnya.

Namun pelaku  BG berhasil ditangkap teman si wanita itu  bahkan pelaku BG diamankan dan diserahkan ke Mapolsektro Menteng dan korban pun membuat laporan di Polsek Menteng.

Saat itu juga petugas segera mengembangkannya untuk memburu rekannya yang masih buron. Dari pengakuan BG, dia sudah 7 kali menjambret di kawasan Menteng. Sasarannya korban pesepeda yang tengah bermain handphone mewah.

“Ketika anggota melakukan olah TKP. Begitu olah TKP pertama  di Jalan Hos Cokroaminoto selesai, pelaku BG mengarahkan ke TKP kedua di Jalan Latuharhary. Tiba-tiba pelaku BG langsung loncat dari dalam mobil dan kabur. Tiga kali tembakan peringatan ke udara diberikan anggota, pelaku tetap kabur terpaksa petugas memberikan tindakan tegas dengan mengarahkan senjata api ke arah kaki pelaku.

Dor..dor dua timah panas bersarang di kaki dan telapak tangan, namun pelaku sempat mengindahkan tembakan peringatan dua kali ke udara.(silaen/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *