oleh

Modus Pura-pura Tanya Alamat, Pria Pemotor Ngaku Polisi Embat HP Milik Pelajar di Kota Bogor

BOGOR – Seorang siswa menjadi korban tindak kejahatan kriminal saat dalam perjalanan pulang ke rumah dari sekolah.
Seorang pria yang mengaku dari kepolisian menumpang sepeda motor, modusnya berpura-pura menanyakan alamat.

Awalnya korban diminta mengantar ke alamat yang tak diketahui itu. Pelaku lalu membawa korban berputar-putar hingga akhirnya merampas HP korban dan meninggalkan korban di tengah jalan.

Arie Tri Ismawan, ibunda korban mengatakan, kronologis awal anaknya menjadi korban perampasan, saat dalam perjalanan pulang dari sekolah.
Pelaku yang mengendarai motor dengan Nopol B 6862 ZPE mendekati korban saat berada di Jalan Jabaru 1, Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, tepatnya didepan pos sekolah SDIT Shollahudin.

“Kejahatan perampasan handphone anak saya, terjadi di Jalan Jabaru 1 Pasirkuda Bogor Barat Kota Bogor, depan pos sekolah SDIT Shollahudin,” kata Arie dikutip wartawan, Rabu (11/3/2026).

Menurut Arie, kejadian yang menimpa anaknya terjadi pada hari Selasa 10 Maret 2026 sekitar pukul 13.30. “Anak saya baru pulang sekolah, tiba- tiba pelaku nanya alamat yang ngga jelas dan mengaku sebagai anggota Polisi, karena ketakutan anak saya diajak muter-muter sampai ciomas tembus ke daerah Loji – Gunungbatu,” ujarnya.

Saat berputar-putar, HP korban lalu diambil, dan anaknya di turunkan di daerah Gunung Batu. Arie Tri Ismawan berharap, pihak kepolisian meningkatkan patroli, guna mencegah hal serupa terulang. Ia berharap, polisi melacak nomor polisi motor yang terekam CCTV dan menangkap pelaku, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Nomor plat motor pelaku jelas di CCTV. Saya imbau kepada orangtua, agar berhati-hati pantau anak. Lebih waspada kepada putra/putrinya. Mohon kepada pihak berwenang khususnya pihak kepolisian semoga bisa menindaklanjuti hal ini,” pintanya.

“Tangkap pelaku, supaya jangan sampai melakukan hal kejahatan serupa menimpa korban lain. Rekaman video CCTV, pelaku membawa anak saya berputar-putar sebelum Hp nya diambil,” tegas Arie Tri Ismawan.

“Jangan mudah percaya pada orang yang mengaku aparat tanpa identitas jelas. Jika ada orang asing meminta bantuan, jangan mau diajak mengantar ke alamat. Modus kejahatan seperti ini sering terjadi,” ungkapnya.

Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin saat dikonfirmasi kejadian ini, belum memberi respon hingga berita ini ditayangkan. (yopy/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *