oleh

Kejari Depok Terima Titipan Uang Narkoba Rp1 Miliar Lebih

POSKOTA.CO – Kegiatan kinerja jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok kurun waktu tahun 2020 dinilai cukup berhasil, salah satunya menerima titipan uang narkoba hasil sitaan Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebesar Rp1.046.922.591 yang dilimpahkan dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

“Dana sebesar itu bersumber hasil sitaan dari terpidana narkoba inisial H dan F yang sudah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Depok, pada 14 Mei 2020 lalu, dengan kepemilikan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 37 kilogram,” kata Penyidik TPPU Polda Metro Jaya Andik didampingi Kajari Depok Sri Kuncoro dalam gelar perkara melalui virtual di Kejari Depok, Selasa (12/1/2021).

“Barang bukti (TPPU) dan tersangka sudah kami limpahkan ke Kejari Depok secara online pada Senin (11/1/2020) kemarin, karena terpidana saat ini ditahan di LP Gunung Sindur,” sambungnya.

Kasus itu terungkap, ujar Andik, setelah pihak penyidik TPPU PMJ diminta untuk mendalami TPPU pascavonis hukuman mati terhadap kedua terpidana di PN Depok Mei lalu. Pihaknya mendapatkan dua bukti yang cukup yaitu dengan adanya aliran dana yang bisa dilakukan blokir dan sita sebesar Rp1.046 .922.591.

Menurutnya, dengan adanya bukti-bukti yang cukup, maka berkas perkara kami limpahkan ke Kejari Depok. Dan dengan adanya sudah dinyatakan lengkap maka dari itu diterbitkan P21 dan kewajiban kami segera melimpahkan (tahap dua) perkara tersebut, kami serahkan barang bukti (uang) secara tunai kemarin.

“Sedangkan untuk serah terima tersangka dengan cara meeting zoom dari Lapas Narkotika Kelas 2A, Gunung Sindur Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Depok Sri Kuncoro mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri Kota Depok. Untuk segera disidangkan, agar uang sitaan tersebut dapat disetorkan ke negera.

“Kebetulan tersangkanya juga sudah di dalam penjara. Kemarin kita sudah melakukan serah terima secara online. Nanti kita akan segera melimpahkan perkara ini ke pengadilan untuk segera disidangkan,” tuturnya seraya menambahkan, karena belum ada putusan pengadilan, maka saat ini uang sitaan TPPU sebesar Rp1.046 .922.591 tersebut dititipkan ke rekening penampungan Kejari Depok yang ada di Bank Mandiri.

Kajari Depok sudah ada rekening penampungan untuk kasus-kasus sebelumnya seperti kasus First Travel juga uang sitaannya dititipkan di situ.
“Tapi di rekening penitipan barang-barang sitaan itu tidak ada bunga-bungaan ya, jangan sampai salah tafsir,” ucapnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *