POSKOTA.CO – Kerugian ekonomi akibat banjir di Jakarta, pada banjir awal Januari 2020 mencapai Rp1 trilyun. Jumlah tersebut diungkapkan Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang pada wartawan, Jumat, 28 Februari 2020.
Ia menyebut kerugian ekonomi akibat banjir awal tahun mencapai Rp1 triliun. Sementara, kerugian akibat banjir pekan ini sekitar Rp56 miliar. Kerugian banjir awal tahun besar lantaran destinasi wisata sepi saat masa liburan. Sedangkan, dampak banjir beberapa hari lalu menyebabkan banyak toko tutup. Para karyawan terhambat menuju lokasi.
HIPPI mencatat 50-60 persen pertokoan tutup, seperti di area Glodok, Mangga Dua, dan Kelapa Gading. Pengunjung pasar tradisional, hotel, restoran, kafe, dan mall juga menurun drastis. “Secara psikologis orang enggan keluar karena cuaca mendung,” kata dia.
Sarman mengungkapkan 21 pusat grosir tutup di Mangga Dua. Beberapa di antaranya, ITC Mangga Dua, Plasa Hargo Elektronik, Arion Glodok, dan Glodok City. Akses menuju pertokoan banjir.
Sementara itu, sembilan pusat perbelanjaan di area Kelapa Gading lumpuh. Beberapa di antaranya, Mall of Indonesia, Bella Terra, Mal Artha Gading, dan Mal Kelapa Gading 1-3.







Komentar