POSKOTA.CO – Kegiatan masyarakat atau warga dj Kelurahan Jebres, Kota Solo antara lain Posyandu Remaja dan lansia, Taman Cerdas Soekarno-Hatta (Soeta), pelaksanaan UMKM potensi budaya dan TPS 3R (reduce, reuse, recycle) mendapatkan apresiasi tim pusat penilaian lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional tahun 2022 Rehional Jawa-Bali.
“Ada beberapa poin dan klarifikasi yang dinilai tim pusat penilaian lomba Desa dan Kelurahan tingkat nasional tahun 2022 Kemendagri terhadap kegiatan masyarakat bersama jajaran pemerintah daerah khususnya Kelurahan Jebres, Solo,” kata Lurah Jebres, Lanang Aji didampingi Camat Jebres. Ari Dwi Daryatmo usai menerima rombongan tim penilaian lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional tahun 2022 Kemendagri, Kamis (3/11).
Sejumlah kegiatan unggulan di kelurahan Jebres seperti Taman Cerdas Soeta yang memiliki berbagai kelengkapan dan sarana bagi masyarakat untuk beraktivitas setiap saat, posyandu remaja, produk UMKM kerajinan khas Jebres yaitu kain Lukie Nasrafa tidak lepas dari perhatian tim penilai pusat.
Menurut dia, untuk Taman Cerdas Soeta hampir setiap hari dikunjungi masyarakat baik anak anak, remaja maupun orang dewasa karena Taman itu dilengkapi berbagai peralatan seperti ada gamelan, alat musik, teather terbuka, lab komputer, dan perpustakaan.
Tidak itu saja, imbuh dia rombongan tim penilaian juga melihat langsung kegiatan produk UMKM khas Jebres yaitu kain Lukie Nasrafa yang sudah Go Internasional baik ke Jepang, Rusia dan Belanda.
Raih Prestasi
Sedangkan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, mengatakan dengan tema ‘Kelurahan Tangguh, Ekonomi Masyarakat Tumbuh’ , Kelurahan Jebres diharapkan berhasil meraih prestasi ditingkat nasional.
“Potensi untuk meraih juara atau pemenang lomba tentunya ada melihat kinerja masyarakat dan aparatur Kelurahan selama ini. Tentunya kita optimis meraih itu,” ujarnya.
Sementara itu, Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Kemendagri dipimpin Kasubdit Wilayah II Direktorat Evaluasi Perkembangan Desa Ditjen Bina Pemdes, Tiyar Cahya Kusuma didampingi Simon Makareos Aruan bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, kegiatan klarifikasi dan peninjauan langsung ke lapangan merupakan salah satu tahapan akhir penilaian setelah beberapa penilaian lain hang dilakukan sebelumnya.
Ini untuk memastikan implementasi dari materi paparan sebelumnya terkait potensi jnggilan dan jnkvasi yang dilakukan masyarakat bersama aparatur pemerintahan Desa atau kelurahan , katanya yang diharapkan potensi itu mampu mendulang poin tinggi untuk meraih juara dalam kegiatan ini. (anton/bw)







Komentar