DEPOK – Kota Depok bakal kembali targetkan Program Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan. Dengan UHC, masyarakat kecil terbaru saat berobat ke rumah sakit daerah dan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Seluruh Fraksi DPRD Depok tentunya memiliki pemahaman yang sama terhadap kebutuhaan kesehatan bagi masyarakat Depok menerima pelayanan kesehatan diseluruh rumah sakit, ” tegas Ade Suproyatna, Ketua DPRD Kota Depok didampingi Khairullah Ahyari, anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok Komisi A di Rumah Makan Pondok Laras, Kelapa Dua, Sabtu (9/5).
Pihaknya menyindir Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang telah menghapus program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat Depok sejak tahun 2014 tentunya masih dapat dimunculkan kembali. Padahal cuma menghabiskan sekitar Rp1,8 miliar pertahun, itu pun langsung untuk masyarakat, masih juga dihapus program nya, sungguh terlalu.
Sejumlah program pro rakyat era Idris-Imam yang dihapuskan oleh Pemerintah Kota Depok era Supian Suri – Chandra Rahmansyah harus kembali dilaksanakan, imbuh Khairullah Ahyari karena program itu sangat bermafaat bagi warga Depok.
“Yang terpenting juga kesehatan, dimana kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Itu, UHC juga dihapus, padahal untuk rakyat miskin,” ujar Khairullah.
Ia lalu membandingkan sejumlah kebijakan pemerintah untuk masyarakat kelas bawah yang telah terlanjur dihapuskan dengan alasan efisiensi anggaran.
“Kita contohkan saja, kalau pejabat mati, atau kiai mati, wali kota sempat-sempatin hadir bahkan dengan kirim karangan bunga. Coba jika orang miskin mati, mengharap sankem tapi sudah dihapus,” pungkasnya. (anton/in)







Komentar