oleh

Gegara Jadi Timses Petahana, Ketua DPC Gerindra Pandeglang Bakal Dinonaktifkan

POSKOTA.CO – Gara-gara ditunjuk sebagai tim sukses (timses) oleh pasangan incumbent (petahana), Irna Narulita-Tanto Warsono Arban, untuk Pilkada Bupati-Wakil Bupati Pandeglang periode 2021-2025 yang akan digelar pada 23 September 2020, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pandeglang Sachrudin terancam bakal dinonaktifkan dari jabatannya.

Lantaran dianggap mencederai amanat partai telah mengusung kandidat petahana Pandeglang tersebut, ancaman tegas dan serius dilontarkan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Desmond Junaidi Mahessa, seusai deklarasi dukungan DPD Partai Gerindra Provinsi Banten kepada Prabowo Subianto agar kembali menjadi ketua umum, di Sekretariat DPD Gerindra Banten, Kota Serang, Kamis (12/3/2020).

“Pak Sachrudin akan dinonaktifkan sampai selesai pilkada, karena kita tidak mau berbeda komando,” ujar Desmond.

Desmon kembali menegaskan, partainya akan melawan petahana di Pilkada Kabupaten Pandeglang. Oleh sebab itu, hingga saat ini Gerindra belum memberikan tiket terhadap istri mantan Bupati Pandeglang itu, untuk periode kedua.

“Kalaupun sudah ada (partai) yang mengusung (Irna), akan tetapi Gerindra belum, hingga saat ini kita belum mengusungnya, berarti kita lawan petahana,” ungkapnya.

Menurut Desmond, pihaknya sedang mempersiapkan beberapa nama yang akan menjadi jagoannya untuk melawan petahana di Pilkada Pandeglang, namun ia enggan membeberkan nama-nama yang sedang dipersiapkan.

“Banyak yang telah mendaftar lawan mereka, tinggal kita konsultasi dengan pusat, karena kita sudah bilang survei internal dan eksternal sudah selesai, kita sudah ada memiliki nama namanya,” ujarnya.

Sekadar untuk diketahui, petahana Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban telah mendapatkan dukungan dari empat partai politik di antaranya, PDIP, Golkar, PKS dan PAN.

Dengan dukungan empat parpol tersebut, Irna-Tanto dinilai memiliki kans kuat di Pilkada Pandeglang 2020. Namun dalam istilah permainan dunia sepak bola, bahwa bola itu bundar, kadang tim kesebelasan raksasa yang kita prediksi bakal jadi juara, terkadang bisa keok hanya oleh tim kesebelasan papan bawah.  Akan tetapi boleh jadi bila masih beruntung, tim tersebut bisa menang lagi. Wallahu a’lam bishawab. (asepwe)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *