oleh

Di Sikka, Kasus Demam Berdarah Tembus 1.190 Orang

POSKOTA.CO – Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, jumlah kasus demam berdarah sudah mencapai 1.190 orang dari jumlah sebelumnya, yakni 1.145 orang. Data itu dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka yang dicatat hingga Minggu (8/3/2020), pukul 20.00 WITA.

Pelaksana Tugas Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus saat dihubungi dari Kupang, Minggu (8/3/2020) malam, mengatakan, sampai malam ini jumlahnya sudah meningkat menjadi 1.190 kasus.

Akibat DBD di kabupaten itu, jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 13 orang dari sebelumnya di Rabu (4/3/2020) lalu baru 11 orang yang meninggal. Mereka yang meninggal kebanyakan anak-anak. Menurut Petrus, korban yang meninggal adalah korban yang terlambat dibawa keluarganya ke puskesmas.

Petrus meminta jika warga mengetahui anak atau keluarganya sakit panas, secepatnya dibawa ke puskemas agar bisa ditangani dan tak berdampak buruk. Jumlah korban yang dirawat di tiga RS di Kabupaten Sikka yakni RSUD TC Hillers, RS Kewapante, dan RS Lela sudah mencapai 114. Jumlah ini mengalami penurunan karena pada pekan sebelumnya jumlah yang dirawat mencapai 200-an korban.

Petrus menyebut jumlah kasus DBD hingga saat ini terus meningkat, meski sudah banyak pencegahan yang sudah dilakukan oleh pemda setempat. Bahkan, pemda setempat juga sudah meningkat status KLB DBD dari sebelumnya tahap tiga kini sudah memasuki KLB tahap empat sejak Selasa (3/3/2020) lalu.

Data kasus DBD di NTT secara keseluruhan juga kini terus meningkat. Secara keseluruhan 32 warga di NTT sudah meninggal akibat DBD. Saat ini jumlah korban yang dirawat mencapai 2.697 kasus dan tersebar di 20 kabupaten/kota dari dua kabupaten/kota di NTT. Hanya Sumba Tengah yang bebas dari kasus DBD. (nad)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *