oleh

Copet dan Corona Resahkan Pengunjung Pasar Karang Sembung

POSKOTA.CO – Semenjak dibebaskannya ribuan tahanan oleh pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan alasan penyebaran pandemi Corona (Covid-19). Sejumlah pengunjung Pasar Karang Sembung Cirebon, Jawa Barat banyak yang mengeluhkan kehilangan sejumlah uang saat berbelanja.

Hal ini diungkapkan Ibu Niang(40) dan Ibu Jumad(42) kepada POSKOTA.co, Senin (13/4/2020), yang mengalami kehilangan sejumlah uang saat berbelanja di Pasar Karang Sembung.

Ibu Niang mengaku kehilangan uangnya sekitar Rp300 ribu, sementara Ibu Jumad mengaku kehilangan uang sebesar Rp200 ribu saat berbelanja sayuran.

“Waktu saya sedang membeli sayuran ada seorang ibu-ibu setengah baya yang terus mendekati saya sambil berpura-pura ikut belanja dengan memilih sayuran, namun saya tidak menyangka, ternyata ibu itu adalah copet. Saat itu saya tidak mewaspadainya, dengan tetap memilih sayuran. Namun saya baru sadar saat Ibu Jumad yang berada di samping saya yang juga sedang berbelanja sayuran mengatakan uangnya hilang. Saya pun seketika melihat dompet saya ternyata terbuka setengahnya, dan benar saja uang saya pun hilang sekitar tiga ratus ribu. Namun ketika saya lihat seorang ibu tua separuh baya itu sudah pergi, dan saya tidak begitu ingat wajahnya,” tuturnya.

Ditambahkan Ibu Niang, ia mengikhlaskannya. “Biar saja, mungkin ibu yang mencuri uang saya itu sedang benar-benar membutuhkan uang buat anaknya ataupun kebutuhan lainnya. Mengingat sekarang banyak orang yang menjadi pengangguran, dan sulitnya mencari pekerjaan karena adanya pandemi Corona. Nggak apa-apa deh saya kehilangan uang segitu, tapi saya berharap semoga pelakunya bisa tertangkap agar tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain dan merugikan banyak orang juga,” pungkasnya.

Menurut keterangan sejumlah pengunjung pasar, dua hari sebelum kejadian itu sederet kejadian yang sama pun dikeluhkan oleh beberapa pengunjung pasar yang kehilangan uang saat berbelanja semenjak adanya pandemi Corona (Covid-19).

Saat berita ini diturunkan pemdes setempat dan keamanan pasar pun sedang melakukan operasi keamanan yang lebih ketat, imbauan kepada pengunjung pasar agar tidak memakai perhiasan dan lebih waspada saat berbelanja guna menghindari bertambahnya korban yang kehilangan uang dari copet dan pencuri. (yudn)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *