oleh

BMNU Bergerak, Pagar Nusa Jember Istiqamah Mengawal Calon Bupati Kader NU

POSKOTA.CO – Pondok Pesantren dahulu tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama, tetapi juga ilmu kanuragan dan kebatinan agar kelak menjadi pendakwah yang tangguh, tegar, dan tahan uji.

Karena padatnya jadwal pendidikan pesantren dan juga semakin maraknya tawuran antarpengikut perguruan silat yang meresahkan masyarakat, para kiai bersepakat menemui KH Abdullah Maksum Jauhari di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo untuk membicarakan hal ini.

Dalam pertemuan tersebut, beliau bersepakat untuk membentuk wadah pencak silat yang menaungi seluruh pencak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama yang akan diketuai oleh Gus Maksum itu sendiri.

Pada 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo resmi lahirnya Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, nama tersebut diciptakan oleh KH Mujib Ridlwan dari Surabaya, beliau adalah pencipta lambang NU.

Hari ini, Kamis (4/6/2020), di Posko BMNU kedatangan tamu Wakil Ketua PC Pagar Nusa Jember H Ismail Iskandar. Maksud kedatangannya bersilaturahmi dan bincang-bincang berbagai hal, di antaranya terkait Pilkada 2020 mendatang dengn tim BMNU

Dalam pembicaraan tersebut, H Ismail menceritakan perihal posisi Pagar Nusa di NU sebagai Badan Otonom (Banom) NU tentunya harus tunduk dan patuh pada NU.

Dijelaskan H Ismail, bahwa Pagar Nusa punya kewajiban secara lahiriah membentengi ulama NU atau sebagai perisainya ulama.

Terkait Pilkada 2020, H Ismail menegaskan, bahwa Pagar Nusa punya harapan, calon bupatinya dari kader NU, titik.

“Pagar Nusa dengan segenap jajarannya akan selalu istiqamah mengawal ulama NU dan satu barisan ‘manut kiai NU’,” tandas H Ismail. (gus)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *