oleh

Tatang Sulaiman Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PB ISSI Periode 2020-2024

POSKOTA.CO – Letjen TNI (Purn)  Tatang Sulaiman terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) periode 2020-2024 menggantikan Raja Sapta Oktohari (RSO) yang kini sudah menjadi Ketua Nasional Olimpic Comitte (NOC) Indonesia. Jenderal bintang tiga itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang berlangsung Sabtu (17/10/2020), di Hotel Aston Kartika, Jakarta.

Sebanyak 17 Pengprov PB ISSI sepakat memilih Tantang memimpin induk organisasi balap sepeda nasional Indonesia untuk empat tahun ke depan. Namun Pemngprov yang hadir langsung sebanyak 15 dan dua lainnya menyampaikan surat dukungan tertulis dari total 22 Pengprov yang dari awal mengikuti deklarasi di Bandung dengan mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan RSO.

“Munaslub sedianya memang dihadiri sebanyak 22 Pengprov seperti saat menggelar deklarasi mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan RSO. Tapi yang dapat hadir langsung di Munaslub sebanyak 15 Pengprov, dua memberikan surat dukungan tertulis dan lima Pengprov tak bisa hadir karena tidak mendapatkan surat keterangan Sweb bebas Covid-19,” sembut salah satu peserta Munaslub yang enggan disebut namanya.

Pengprov PB ISSI yang sebelumnya mengatakan harga mati menjadikan Tantang Sulaiman memang membuktikan saat Munaslub. Nyaris tidak ada Pengprov yang menyatakan keberatan ketika Tantang didaulat jadi Ketua Umum baru PB ISSI menggantikan ketua lama Raja Sapta Oktohari.

Sementara sebelumnya Forum Pengprov ISSI yang hadir Munaslub juga enggan menuruti keinginan PB ISSI yang akan menggelar Munaslub pada Januari 2021 mendatang. Sebelumnya, sempat diluncurkan mosi tidak percaya oleh beberapa Pengprov ISSI.

“PB ISSI minta Munaslub Januari 2021, Forum Pengprov sudah sepakat untuk menggelar Munaslub hari ini dan telah berhasil memilih ketua baru PB ISSI untuk empat tahun ke dapan,” sembut sumber tadi.

Dikatakan juga oleh Forum Pengprov ISSI yang dimotori oleh Ahmad Junaidi, pihaknya tak mau menggubris apa yang dilakukan oleh PB ISSI di bawah pimpinan RSO.

Forum tetap menggulirkan Munaslub sesuai dengan yang mereka inginkan. “Buat apa kami mengikuti keinginan PB ISSI karena mereka sudah kehilangan legitimasi begitu lahir mosi tidak percaya kepada Raja Sapta Oktohari. Kalau kami ikut PB ISSI berarti telah mencederai deklarasi mosi tidak percaya di Bandung 27 Juni lalu,” tegasnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *