POSKOTA.CO-Ritual di pinggir pantai pesisir selatan Jember, Jawa Timur berakhir maut. Sebanyak 10 orang ditemukan tewas dan satu orang hilang disapu ombak besar.
Ritual ilmu kanuragan yang diikuti 20 orang digelar di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Minggu (13/2/2022) dinihari. Ritual dengan cara berendam di pinggir pantai itu dipimpin kepala rombongan bernama Hasan.
Para peserta ritual masuk ke dalam air dan berendam dengan berpegangan tangan yang rencananya berlangsung hingga pagi hari. Tiba-tiba ombak besar datang menggulung dan para peserta ritual terseret ombak ke dalam laut.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, para korban berangkat bersama rombongan yang dipimpin oleh Hasan dari Kelompok Tunggal Jati Nusantara. Mereka berangkat dari rumah Hasan di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi dengan total 24 orang menggunakan sebuah mobil miniibus.
Para peserta ritual berasal dari Kecamatan Panti, Patrang, Sukorambi, Sumbersari, Ajung dan Jenggawah. Saat itu, rombongan sampai di Pantai Payangan untuk menggelar ritual bersama. Namun petugas penjaga pantai sudah mengingatkan mereka dan melarang ritual di pantai karena bahaya sewaktu waktu ombak besar bisa datang, tidak bisa diprediksi.
Sebanyak 20 orang ikut dalam ritual, sedang 4 orang salah satu sopir mibil yang sengaja mereka sewa menunggu di darat bersama 3 orang lainnya termasuk diantaranya anak-anak dan orang tua.
Saladin, salah satu warga yang mengelola Bukit Seroja yang berada di sebelah utara lokasi kejadian mengingatkan untuk tidak melakukan ritual, karena ombak di laut cukup besar. Namun rombongan ini tidak memperdulikan dan tetap bertahan di pantai untuk melanjutkan ritual.
Peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 00.25, sebanyak 20 orang ini terseret ombak Pantai Payangan yang datang secara tiba-tiba.
Korban meninggal dunia:
1. Kholifah (umur tidak tahu), alamat Desa Gugut Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
2. Bu Syaiful (umur tidak tahu), alamat
Desa Krasak Kecamatan Ajung Kabupaten Jember.
3. Ida (umur tidak tahu), alamat Tawangalun Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
4. Pinkan, 13 tahun, alamat Tawangalun Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.
5. Bu Bintang, alamat Jalan Kacapiring Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.
6. Sofi, 22 tahun, alamat Dusun Botosari Desa Dukuhmencek Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.
7. Arisko, 21 tahun, alamat DusunBotosari Desa Dukuhmencek Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.
8. Musni, 55 tahun, alamat Sempusari Wetan Kabupaten Jember.
9. Yuli, 30 tahun, alamat Panti Kabupaten Jember.
10. Febri, 28 tahun, alamat Bondowoso.
Korban selamat:
1. Dimas, 17 tahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember
2. Bayu, 21 tahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember
3. Bu Hasan, 55 tahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember
4. Bu Dewi, 48 tahun, alamat : Pasar Bungur Gebang Kec. Patrang Kab. Jember
5. Nuriya Fifa Kirana, 2 2ahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember.
6. Nurhasan, 35 tahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember.
7. Feri, 20 tahun, alamat : Gladak Kembar Kec. Sumbersari Kab. Jember.
8. Bintang, 19 tahun, alamat : Jl. Kacapiring Gebang Kec. Patrang Kab. Jember.
9. Eko, 35 tahun, alamat : Desa Gugut Kec. Rambipuji Kab. Jember.
10. Dani, 21 tahun, alamat : Dsn. Botosari Desa Dukuhmencek Kec. Sukorambi Kab. Jember.
11. Jumadi, 35 tahun, alamat : Desa Kemuningsari Lor Kec. Panti Kab. Jember.
12. Suari, 50 tahun, alamat : Karangwaru Kec. Sukorambi Kab. Jember.
13. Muhammad Afif, 40, alamat: warga Dusun Kemuning Lor, Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti dan satu orang masih dinyatakan hilang.(omi/sir)







Komentar