oleh

Puluhan Tahun Fasum Rusak Komplek Griya Agung Cempaka Baru Sering Kebanjiran

POSKOTA.CO – Puluhan tahun warga dua RT antara RT 015 dan RT 016 di Perumahan Komplek Griya Agung RW 05, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat dianak tirikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pasalnya, sejak pengembang tidak jelas lagi keberadaanya mengelola komplek ini di tahun 90 an, Fasilitas Umum (Fasum) banyak yang rusak seperti jalan memprihatinkan dan saluran tidak berfungsi sehingga paska hujan deras banjir mengenangi komplek Griya Agung Cempaka Baru, Kemayoran. Selain itu, warga di dua RT di RW 05 Cempaka Baru ini patungan dari kocek kantong pribadi masing-masing memperbaiki Fasum yang rusak.

Sementara itu, Ketua RT 016, Henriette Oktaviani saat diwawancarai Wartawan menerangkan, Fasum di komplek Griya Agung banyak yang rusak seperti jalan bolong dan juga saluran air mampet. Perbaikannya, kami bersama warga Griya Agung selalu patungan,” ujarnya.


Tampak dalam gambar, hujan deras belum lama ini pada, Selasa (18/1/2022) kemarin membanjiri kawasan pemukiman Griya Agung Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tokoh masyarakat, Abdul Madjid menambahkan, Fasum seperti jalan dan saluran air banyak yang rusak dari dulu tidak ada perbaikan dari Pemerintah alasannya karena tanggungjawab pengembang. Padahal sejak tahun 90 an pengembang sudah tidak jelas lagi keberadaannya. “Kasihan warga meskipun membayar pajak tapi memperbaiki Fasum patungan dengan bergotong-royong. Seperti musim hujan belum lama ini pada, Selasa (18/1/2022) kemarin kawasan pemukiman Griya Agung kebanjiran,” ungkap Madjid, Rabu (26/1/2022).

Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu menyatakan, warga di dua RT di RW 05 Griya Agung Cempaka baru harus kompak dalam penataan lingkungan di area komplek nya, terlebih sudah puluhan tahun ditinggal pengembang. Oleh karena itu, kata dia Pemerintah kelurahan, kecamatan dan tingkat kota Jakarta Pusat jangan memandang sebelah mata karena warga Griya Agung merupakan bagian dari wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat.

“Perangkat RT/RW, LMK serta Dewan Kota (Dekot) semestinya membantu warga Griya Agung untuk menginventaris Fasum dan Fasos di komplek tersebut,” kata Victor.

Sehingga, tambah Victor Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma bisa menjawab aspirasi warga Griya Agung Cempaka Baru karena Pemerintah kelurahan dan kecamatan puluhan tahun kerjanya pada tidur. Jangan sampai dibiarkan tambah merana warga Griya Agung,” tandasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *