oleh

Pejabat pada Cuex, Lapak-Lapak Service HP dan Parkir Liar Menjamur dan Awut-awutan Lagi Kolong FO Roxy Mas

POSKOTA.CO – Menjamur spanduk dan reklame liar menempel di pagar pembatas. Sejumlah gerobak yang ditinggal pedagang membuat kawasan kolong Flyover (FO) Roxy Mas, Jalan KH. Hasyim Ashari jadi semrawut dan awut-awutan lagi, persisnya di depan Pertokoan ITC Roxy Mas.

Pantauan di lapangan, lapak-lapak service Handphone (HP) yang menggunakan Kendaraan Roda Empat (KR4) juga menggelar semaunya di jalanan. Selain itu, puluhan parkir Kendaraan Roda Dua (KR2) berjejer hingga mewarnai kesemrawutan di kawasan kolong FO Roxy Mas ini. Tak pelak, dengan kondisi ini memicu penyempitan jalan yang menyebabkan kemacetan arus lalu lintas (lalin).

“Hadehhh, itu lapak service HP pake mobil tambah banyak saja semaunya menggelar lapak di jalanan jadi semrawut dan awut-awutan. Seperti tidak ada pemerintah, pada kemana petugas Satpol PP dan Perhubungan,” cetus Wahyu (35) pengguna jalan, Sabtu (3/2/2023).

Sementara itu, pejabat teras di Balai Kota saat dimintai tanggapan soal kesemrawutan di kawasan kolong FO Roxy Mas memilih diam, cuex. Sedangkan, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma juga enggan merespon tentang kolong FO Roxy Mas.

Dewan Kota (Dekot) Kecamatan Gambir, Rohiman menyatakan, pihak Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat turun ke lapangan untuk mengedukasi sekaligus penataan sebelum bertambah parah.

Kawasan Roxy mas, kata Rohiman harus segera dilakukan langkah penataan karena sudah sangat semrawut. Kemudian, di satu sisi ada warga masyarakat yang sedang mencari nafkah. Namun, melanggar Peraturan Daerah (Perda) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

“Semestinya memang ada penegakan Perda dengan mencari solusi yang terbaik agar masyarakat pengguna jalan juga tidak terganggu. Oleh karenanya lakukan penataan secara menyeluruh dengan melibatkan mereka yang beralasan mencari sesuap nasi di kawasan depan Roxy Mas,” tandasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jakarta Pusat, Tumbur Parluhutan Purba akan segera menindaklanjuti keberadaan lapak pedagang tersebut. “Baik terimakasih infonya segera di TL,” singkatnya melalui telepon. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *