oleh

Mutaqin: Wifi Gratis bagi Warga Kota Depok Bukan Program Dadakan

POSKOTA.CO – Program wifi gratis yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Depok selama ini tentunya sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih kalangan pelajar yang tengah mengikuti pelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19, dan menjadi salah satu dari sepuluh program visi dan misi pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

“Jelas program ini bukan menjelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020 atau dadakan untuk kebutuhan masyarakat Kota Depok di era teknologi dan globalisasi sekarang ini, dan yang lebih penting lagi program tersebut program wali kota dan wakil wali kota periode 2016-2020 yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021,” kata H Mutaqin, mantan anggota DPRD Fraksi PKS Kota Depok, Sabtu (21/11/2020) malam.

Melalui program wifi gratis tersebut sebetulnya Pemkot Depok merencanakan memasang sekitar 1.500 titik, namun setelah diseleksi hanya 1.200 titik, dan sekarang yang telah terpasang sekitar 680 titik RW dari 63 kelurahan yang ada.

Menurut Mutaqin, program itu memang harus dituangkan dalam RPJMD sesuai aturan yang berlaku dan kini dari 680 titik wifi gratis baru berjalan 60 persen karena pelaksanaan pengoperasiannya harus menunggu pengesahan APBD-P Tahun 2020 oleh DPRD setelah diperiksa Gubernur Jawa Barat.

“Yang jelas semua janji program wali kota dan wakil wali kota tahun 2016-2021 harus dituangkan dalam RPJMD. Program ini mendapatkan dukungan masyarakat Depok dan tentunya tidak perlu ada perubahan bahkan harus diperkuat maupun diperbanyak,” ujarnya yang juga tim anggota pemenangan paslon nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Sidik Mulyono mengakui, pemasangan wifi gratis di RW, balai warga, taman dan lainnya di 63 kelurahan salah satu program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan transparan termasuk menunjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.

Kehadiran wifi gratis sangat membantu masyarakat dan ini bukan program menjelang pilkada serentak mendatang tapi sudah dilakukan sejak tahun lalu, imbuh Sidik, bahkan sudah terpasang sekitar 680 titik wifi dari rencana 1.200 titik wifi di 63 kelurahan.

“Jadi program itu bukan semata-mata menjelang pilkada serentak, tapi memang sudah dilakukan dan sangat perlu dilanjutkan serta ditambah pasangannya di sejumlah tempat umum atau masyarakat banyak khususnya di Kota Depok,” katanya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *