oleh

Janji Bangun Madrasah Aliyah, Idris-Imam Terus Koordinasi dengan Kemenag

POSKOTA.CO – Tuntutan dan masukan masyarakat terkait adanya pembangunan sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Depok menjadi salah satu prioritas utama pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono jika memenangkan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang, yang sudah lama diusulkan namun terkendala dengan kewenangan di Kementerian Agama (Kemenag).

“Insya Allah… Jika paslon Idris-Imam berhasil memenangkan pilkada serentak mendatang, pembangunan Madrasah Aliyah Negeri bakal terwujud terlebih sudah mengusulkan dan berkoordinasi dengan Kemenag RI untuk membangun dua sekolah MAN di wilayah Curug dan Cimanggis,” kata mantan anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKS, H Mutaqin, Sabtu (7/11/2020).

Sebetulnya usulan pembangunan madrasah atau MAN lainnya sudah dilakukan sejak tahun 2007 saat mantan wali kota Nur Mahmudi Ismail dilantik sebagai wali kota Depok. Bahkan, sempat juga mengeluarkan SK Pinjam Pakai lahan fasos dan fasum perumahan Jatijajar untuk membangun madrasah di lokasi itu, dan SK diberikan ke Kanwil Depag Provinsi Jabar.

Namun, imbuh Mutaqin, ternyata Pemkot Depok tidak diperbolehkan membangun madrasah karena alasan aturan sehingga batal membangun. Sekitar tahun 2019 saat Pak Idris menjabat wali kota Depok, lahan fasos dan fasum di Perumahan Jatijajar tersebut karena tidak mendapatkan izin Kemenag, oleh Pemkot Depok terpaksa dibangun Puskesmas Jatijajar.

Yang perlu dipahami dan diketahui seluruh masyarakat Kota Depok terhadap kendala dalam pembangunan madrasah negeri adalah hak dan tanggung jawab mulai menyediakan lahan, membangun, menyelenggarakan pendidikan dan kurikulumnya semua kewenangannya oleh Kementerian Agama (Kemenag), bukan Pemerintah Kota Depok.

“Yang jelas koordinasi dan komunikasi antara Kemenag dengan Pemkot Depok terus berlangsung bahkan desakan agar secepatnya membangun dua MAN di Curug dan Cimanggis yang diusulkan sesuai janji paslon Idris-Imam bakal terwujud mendatang,” tuturnya.

Sedangkan, calon wali kota Depok Mohammad Idris mengatakan, selain menjanjikan peningkatan insentif guru honor dan guru swasta serta program peningkatan kompetensi dan pembinaan guru madrasah maupun pembimbing rohani juga membangun madrasah negeri dari semua tingkatan.

“Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Agama terus dilakukan dalam upaya membangun dua MAN di Kota Depok,” tuturnya seraya menambahkan, dan ini adalah komitmen paslon Idris-Imam dalam memberikan perhatian lebih kepada masyarakat terhadap madrasah negeri serta pada peningkatan kesejahteraan guru di Kota Depok.

Pembangunan MAN sendiri tidak begitu saja terjadi karena harus ada persetujuan dari Menteri Keuangan dan Menpan RB selain Kemenag dalam upaya pembiayaan pembangunan.

“Kami optimis pembangunan dua MAN bakal terwujud sesuai janji program paslon nomor urut 2 di Pilkada Depok sekarang,” ujarnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *