oleh

Maret, Lansia di Wilayah Bogor Mulai Divaksin

POSKOTA. CO – Kota Bogor akan melaksanakan vaksin massal bagi warganya. Rencananya mulai bulan Maret sampai April 2021, pemerintah Kota Bogor akan memanfaatkan fasilitas atau gedung milik pemerintah maupun swasta yang ada di Kota Bogor, guna kelancaran agenda nasional ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno kepada wartawan Kamis (25/2/2021) mengatakan, sasaran penerima vaksin tahap 2 sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan RI yakni lansia di atas 60 tahun, pedagang pasar, pendidik, pelayanan publik, keamanan, pelaku pariwisata, atlet, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, ASN dan wartawan serta pekerja media.

Agar tepat sasaran, pendataan untuk vaksinasi tahap 2 sudah dilaksanakan dengan melibatkan OPD atau instansi terkait.

Sri Nowo Retno menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi tahap ke-1 dengan sasaran tenaga kesehatan telah dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Februari 2021.

Berdasarkan data laporan pelaksanaan vaksinasi tanggal 23 Februari 2021, ada 9.031 tenaga kesehatan telah menerima vaksin dosis ke-1 dan 5.320 nakes sudah mendapatkan suntikan vaksinasi dosis ke-2 . Dipastikan pada bulan Februari 2021 cakupan pelaksanaan vaksinasi untuk nakes Kota Bogor sudah seratus persen.

Sri Nowo menuturkan, Rabu, 24 Februari 2021 kemarin, Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah memperoleh vaksin untuk tahap 2 sebanyak 7.730 vial. Dimana satu vial bisa digunakan untuk 9 dosis atau orang.

“Total vaksin yang diterima Kota Bogor ada 69.570 dosis. Tiap orang mendapatkan 2 kali suntikan atau 2 dosis, sehingga jumlah sasaran untuk Kota Bogor sebanyak 34.785 orang. Dari 34.785 orang tersebut, sasaran lansia belum termasuk dalam pengiriman tersebut,”ujar Kadinkes.

Vaksinasi Covid 19 lanjut Sri, merupakan salah satu upaya untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan masyarakat (herd imunity) dan melindungi masyarakat dari Covid 19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *