oleh

Lurah Bojong Rawalumbu Sambut Baik Terbentuknya Forum RW Prokasih

POSKOTA.CO – Lurah Bojong Rawalumbu, Suryadi, menyambut baik dengan terbentuknya Forum RW Program Kali Bersih [Prokasih] yang diprakarsai oleh 11 Rukun Warga (RW) di Kelurahan Bojong Rawaumbu, Kota Bekasi. Tujuan dasar forum tersebut untuk peduli terhadap penanganan banjir di wilayah setempat.

Hal itu dikemukakan Suryadi pada acara pra Musrenbang di aula kantor Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin 20 Desember 2021. Ia sekaligus mendukung upaya pengurus Forum RW Prokasih yang telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, maupun pihak terkait yang telah melakukan pekerjaan pengerukan saluran air dari jembatan 6 sampai dengan jembatan 13.

Demikian juga akan mengajukan usulan ke tingkat dinas untuk melakukan penanganan banjir secara menyeluruh di wilayah tersebut,  seperti membuat sodetan, perbaikan saluran serta tempat resapan air pada sejumlah titik.

Forum RW Prokasih terdiri dari 11 RW di Kelurahan Bojong Rawalumbu, khususnya  diinisiasi oleh RW yang dilintasi saluran air di kawasan perumahan tersebut. Sebagaimana diketahui, jika hujan deras maka saluran air meluap hingga jalanan dan ke sebagian rumah warga menjadi banjir.

Mengenai kendala lokasi pembuangan lumpur, Suryadi yang baru menjabat Lurah Bojong Rawalumbu sejak awal Desember ini, menyarankan agar pengurus mencari alternatif,  antara lain kerjasama dengan pihak swasta. Menurut pengalaman dia saat menjabat Lurah Kota Baru, Bekasi Utara, ada pihak swasta yang membutuhkan tanah/lumpur kering. “Tidak ada larangan RW mengajukan usulan, beda dengan kelurahan terbatas sesuai aturan,” kata Suryadi

Di hadapan pengurus RW se-Kelurahan Bojong Rawalumbu, Suryadi menegaskan bahwa masalah klasik adalah banjir. Karena itu perlu penanganan yang terpadu sehingga genangan banjir di wilayahnya dapat terminimalisir.

Melalui pra musrenbang ini, pihak kelurahan akan mengajukan usulan, antara lain perbaikan badan jalan raya, pembuatan tanggul saluran air secara permanen, drainase maupun pengerukan saluran air [kali].

Kegiatan pra musrenbang, menurut Suyadi,  adalah upaya persiapan untuk musrenbang tahun anggaran 2023. Karena itu, seksi pembangunan kelurahan telah menginventarisir usulan-usulan dari setiap RW. Menurut dia, usulan itu cukup banyak. Ia mengingatkan bahwa usulan yang disampaikan hendaknya skala prioritas. Itu pun jumlah dibatasi cuma dua usulan saja per wilayah RW. Hal itu,  kata dia, sesuai arahan dari tingkat kota.

Pada bagian lain, Lurah Bojong Rawalumbu berjanji akan mengaktifkan kembali pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat [LPM] Kelurahan Bojong Rawalumbu yang telah berakhir masa periodenya sejak tahun lalu. Demikian juga peran Forum RW tingkat kelurahan akan lebih aktif lagi. [sir]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.