oleh

Layanan Samsat Berbasis Digital Bisa Menghindari Budaya Koruptif

POSKOTA.CO-Layanan Samsat berbasis digital yang bakal diterapkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bisa menghindari budaya koruptif. Sebab, pelayanan berbasis digital pengelolaannya transparan dan akuntabel.

Hal itu dikatakan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Polisi Yusri Yunus bahwa sistem layanan digital dapat mencegah ruang-ruang korupsi. “Mengurangi terjadi perilaku koruptif, ya suatu budaya koruptif dari anggota,” kata Kombes Yusri dalam acara Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tingkat Nasional di Batam, Kepulauan Riau dua hari lalu.

Menurut mantan Kadiv Humas Polda Metro Jaya itu, Samsat digital adalah wujud prima dari Polri dalam memberikan pelayanan masyarakat. Selain itu kata Brigjen Yusri, pelayanan Samsat digital akan memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19. “Kita memudahkan masyarakat di masa Covid-19 tidak terjadi satu interaksi masyarakat dengan petugas,” ujarnya. ujarnay.

Dijelaskan Brigjen Yusri Yunus, pihaknya bakal berkolaborasi dengan dua instansi lainnya dalam pelayanan Samsat berbasis digital ini. Kedua intansi tersebut adalah Jasa Raharja dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Pihaknya lanjut Yusri mengharapkan adanya satu hasil rencana strategic yang akan dirumuskan bersama dengan kedua instansi tersebut. “Berkolaborasi, bagaimana pelayanan prima kepada masyarakat bisa tercapai pelayanan digital,” imbuhnya.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *