oleh

Gus Nur, Jumhur dan Lima Tahanan Bareskrim Polri Positif Covid-19

POSKOTA.CO-Tujuh tahanan Bareskrim dinyatakan positif terpapar Covid-19. Dua diantaranya, Jumhur Hidayat dan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.

Keduanya, Minggu (15/11/2020) malam telah dibantarkan kini dibantarkan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Selain Jumhur dan Gus Nur, lima tahanan lain juga positif Covid-19, semuanya kini mendapat perawatan di rumah sakit itu.

“Tujuh tahanan Dittipidsiber Bareskrim Polri positif Covid-19,” kata Dirtipidsiber Bareskrim Brigjen Slamet Uliandi, Minggu (15/11/2020).

Ketujuh tahanan itu, Juliana, Novita Zahara, Wahyu Rasasi Putri, Kewa Siba, Drelia Wangsih, M Jumhur Hidayat dan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur. “Tahanan yang positif Covid-19 dibantarkan pada hari ini 15 November 2022 pada pukul 20.15 WIB,” ujar Brigjen Slamet.

Diketahuinya para tahanan positif Covid-19, berawal pada Rabu, 11 November lalu. Rutan Bareskrim Polri menggelar tes swab untuk para tahanan guna mencegah penyebaran Corona di Rutan Bareskrim Polri.

Dalam hal ini, Gus Nur ditahan Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian karena diduga menghina NU. Gus Nur diduga menyebarkan ujaran kebencian dengan menghina NU lewat video di salah satu akun YouTube.

Sementara itu, Jumhur ditetapkan sebagai tersangka penghasutan bersama 8 orang lainnya. Mereka adalah Ketua KAMI Medan Khairi Amri serta petinggi KAMI, Syahganda Nainggolan dan Anton Permana.

Khairi Amri selaku Ketua KAMI Medan ditangkap di Medan bersama tiga tersangka lainnya, Juliana, Novita Zahara S dan Wahyu Rasasi Putri. Sedang Jumhur, Syahganda dan Anton ditangkap Bareskrim Polri di Jakarta bersama tersangka Kingkin Anida.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *