oleh

Disaksikan Kapolres, Anggota DPRD & Wagub, Ibu Buang Bayi Akhirnya Menikah

POSKOTA.CO – Ibu buang orok dari hasil hubungan gelapnya, akhirnya menikah dengan bekas pacar di markas Polres Metro Jakarta Timur, Kamis (7/7/2022). Pernikahan wanita berinisial MS (19) yang berstatus sebagai tahanan polisi dengan NV (20) disaksikan Kapolres Kombes Budi Sartono dan anggota DPRD DKI Adi Kurnia Setiadi serta dihadiri Wagub DKI Jakarta Achmad Riza Patria.

Pernikahan pasangan muda-mudi yang berlangsung di kantor polisi tersebut sangat mengusik rasa kemanusiaan dari setiap orang yang melihatnya. Semua terharu, bahkan ada polwan yang menitikkan air mata kasihan karena setelah menjalani prosesi pernikahan dan acara ramah-tamah sejenak, sang Mempelai Wanita digiring polisi menuju ruang tahanan. “Tidak ada acara bulan madu,” ujar seorang polwan yang mengawal MS di Polres Metro Jaktim kawasan Matraman, Jatinegara.

Adi Kurnia merupakan salah satu sosok yang berjasa di balik pernikahan tersebut. “Saya tidak ada kepentingan sedikit pun di balik ini. Semuanya murni demi kemanusiaan. Hitung-hitung sebagai ibadah,” kata Adi didampingi istrinya, Maelinda. Politisi Gerindra inilah yang pertama kali mengungkap kasus tersebut usai melakukan reses di kawasan Jatinegara pada pekan lalu. “Semoga jadi keluarga samawa,” tambah pria yang akrab dipanggil Adi Aksi.

Cerita diawali dari AM (50) ayah MS yang mengadu terancam akan diusir oleh pengelola dari hunian Rusunawa Jatinegara Barat karena putrinya ditahan polisi lantaran buang anak yang baru dilahirkan pada tanggal 1 Juni 2022. Berkenaan dengan itu, Adi berupaya membantu keluarga AM agar tidak diusir dari hunian milik Pemprov DKI. Upaya Adi membela keluarga AM menjadi viral melalui pemberitaan sejumlah media. Bahkan kemudian muncul inisiatif dari sejumlah pihak untuk menikahkan MS dan NV.

Kapolres Budi menjelaskan pihaknya hanya memfasilitasi pernikahan tersebut. “Keduanya mengaku telah berpacaran cukup lama dan beberapa kali melakukan hubungan intim sehingga MS hamil. Keduanya juga secara suka rela menikah, maka kami izinkan menikah di sini. Meski tersangka sudah menikah, namun kasus pelanggaran Pasal 305 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun tetap berproses,” ujar Budi.

Pernikahan berlangsung di aula dan dihadiri puluhan undangan dari keluarga dekat dan dijaga ketat oleh polisi dan polwan. Anak dari pasangan pengantin yang baru berusia satu bulan itu turut dihadirkan pada acara pesta pernikahan. Bayi perempuan berinisial AS banyak menarik perhatian orang.

Wagub DKI Ariza menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Metro Jakarta Timur dan anggota DPRD DKI Adi Kurnia yang memfasilitasi pernikahan tersebut. “Dari kami melalui Sudin Dukcapil juga langsung menerbitkan empat surat yakni Akte Lahir, Kartu Identitas Anak, KK, dan KTP. Sedangkan dari KUA memberikan buku nikah,” kata Ariza. Dia juga menjamin bahwa keluarga AM tidak akan diusir dari Rusunawa Jatinegara.

Sebagaimana diberitakan, MS ditangkap polisi karena diketahui membuang bayi yang baru dilahirkannya di Kali Ciliwung kawasan Kampung Melayu, Jaktim. Kuasa Allah, bahwa orok yang masih menyatu dengan tal plasenta berhasil diselamatkan warga. Sempat dirawat di RS Polri selama dua minggu, lalu bayi itu diserahkan kepada keluarga AM untuk dirawat. (eli/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *