oleh

Digeruduk Satpol, Puluhan PMKS dan Anak Punk Kocar-kacir, ‘Ampun Pak …`

POSKOTA.CO – Puluhan pengamen sedang mengais rejeki dengan cara minta-minta para pengendara bermotor di lima lokasi lampu merah kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kocar-kacir saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar Operasi Asih-Asuh pada, Jumat (28/5/2021).

Adapun lima lokasi jalan yang menjadi sasaran target Operasi Asih-Asuh diantaranya, Jalan KH. Mas Mansyur, Jalan Jembatan Tinggi, Fachrudin Raya, Wahid Hasyim dan Jalan Penjernihan.

Pantauan di lapangan, saat petugas Satpol PP menyisir lokasi lampu merah, Jalan Fachruddin. Empat pengamen terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan yang sedang asyiek ngemis ini kabur dan lari terbirit-birit ketika melihat Satpol PP. kemudian ngumpet di kolong Jembatan Jalan Fachrudin Raya persisnya di depan hotel Milenium.

“Ampun pak Satpol, tadi saya kaget makanya lari. Mau di bawa ke mana saya” ujar salah satu pengamen ngeles saat diciduk Satpol PP.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun (Bucal) didampingi Tajudin Hasan Pengendali Satpol PP saat dihubungi POSKOTA.CO mengaku, kegiatan Operasi Asih-Asuh ini merupakan Penjangkauan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah Tanah Abang.

Menurut Bucal, dalam operasi ini menjaring 23 PMKS dan Anak Punk yang berkeliaran ngamen di lampu merah.

“Operasi ini di gelar rutin guna merespon aduan keluhan dari masyarakat. Seluruh PMKS ini selanjutnya digiring dan dibawa ke Puskemas untuk menjalani Sweb atau Rapid Test. Kemudian, PMKS dikirim ke Gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Bendungan Hilir (Benhil) untuk menjalani isolasi,” terang Bucal sambil mengatakan operasi ini juga atas arahan dari Camat Tanah Abang Yassin Kurniawan Pasaribu. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *