oleh

Pemkot Jakarta Utara Kolaborasi Dengan Pushidros TNI AL

POSKOTA.CO– Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menjalin kolaborasi bersama Pusat Hidro-Oseanografi (Pushidros) TNI Angkatan Laut untuk mengetahui secara pasti penurunan tanah di Jakarta dan kenaikan muka air laut atau rob.

Sebagai langkah awal, dilakukan pemetaan karateristik Danau Sunter dengan cara memetekan kedalaman air yang selama ini dimanfaatkan sebagai penampung debit air dari hulu.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, fenomena rob di pesisir kerap terjadi lantaran wilayah Jakarta Utara berbatasan langsung dengan laut. Untuk itu, karakteristik fenomena rob akan dipelajari sebagai upaya penanggulangan rob tersebut.

“Wilayah Jakarta Utara ini berbatasan dengan Teluk Jakarta. Ditambah tiga belas aliran sungai mengarah ke Jakarta Utara, sehingga semakin memperbesar potensi banjir,” ungkap Ali, di Kawasan Danau Sunter Selatan sisi timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (28/5).

Itu sebabnya, kata dia, kolaborasi bersama Pushidros TNI AL ini, akan mempertajam data analisa penanganan rob. Kerjasama ini juga melibatkan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara.

“Melalui kolaborasi ini kita bisa mengenal karakteristik rob sehingga bisa diantisipasi penanganannya. Kolaborasi ini sangat membantu juga untuk menangani antisipasi banjir. Mempertinggi ukuran debit tampungan air di danau dan waduk untuk kita keruk sedimentasi lumpurnya,” jelas Ali.

Sementara Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi (Pushidros) TNI Angkatan Laut Laksamana Muda TNI AL Budi Purwanto menyatakan, pihaknya siap membantu Pemkota Jakut dalam penanganan rob.

“Bersama-sama kita akan menganalisa rob di Jakarta Utara. Seandainya danau dan waduk itu mau dikeruk untuk meningkatkan debit airnya, kita akan memetakan dan menghitung berapa volume debit air yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sejauh ini, kata dia, Pushidros TNI Angkatan Laut  tengah memetakan kedalaman dasar Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok pada sisi timur dan barat. “Pemetaan dilakukan sebagai bahan analisa kebijakan rencana pembangunan tata kota Pemkot Jakarta Utara sebagai bahan analisa pada lanjutan pembangunan sheet pile Danau Sunter Selatan sisi timur pada Juni 2021 mendatang,” tegasnya.(Dody/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *