oleh

Diapresiasi Ketua DPRD, Pj Gubernur Teguh Perintahkan Dinas LH Tangani Sampah MBG dari Dapur sampai Sekolah

JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur DKJ Teguh Setyabudi memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup agar mengelola sampah makanan atau food waste dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengangkutan sampah dilakukan tiap hari mulai dari dapur produksi sampai sekolahan.

“Untuk mendukung kebersihan lingkungan,  saya minta Dinas LH membersihkan food waste di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun sekolah-sekolah,” kata Pj Gubernur Teguh di Jakarta, Selasa (14/1). Sisi positif dari pengelolaan sampah tersebut juga bisa menghasilkan nilai ekonomi. “Oleh karena itu, agar warga turut dilibatkan mengolah sampah makanan tersebut,” sambungnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD DKJ Khoirudin mendukung upaya Pemprov Jakarta mengolah sampah organik maupun non-organik dari timbulan MBG. “Pengelolaan dan pemberdayaan sampah tersebut perlu dilakukan demi kebersihan dan nilai ekonomi. “Kami mendukung upaya tersebut dan sebaiknya Dinas LH melibatkan masyarakat untuk mengolah sampah demi menambah penghasilan,” kata Khoirudin.

Khoirudin menjelaskan, sampah organik masih bisa memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik, seperti menjadi pupuk atau produk bermanfaat lainnya. “Tapi harus diingat. Sebab, kadang-kadang program bagus, teknis bagus, tapi di ujungnya, pelaku sistemnya kadang-kadang lupa dan tidak kreatif. Jadi, pengolahan food waste harus profesional,” tandasnya.

Untuk diketahui, Dinas LH DKJ menyatakan kesiapannya untuk mendukung program MBG dengan fokus pada pengelolaan sampah organik atau food waste dari dapur Satuan SPPG hingga sisa makanan di sekolah.

Nantinya, sampah dari dapur SPPG akan ditangani untuk selanjutnya dibawa ke TPS 3R dan didistribusikan ke penggiat Biokonversi Magot Black Soldier Fly (BSF) maupun perajin pupuk serta kerajinan tangan. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *