oleh

Dalih Pinjaman Toko Online, 317 Mahasiswa Tertipu, Tersangka Raup Rp2,3 Miliar

POSKOTA. CO – Penipuan dan penggelapan oleh pelaku atas sejumlah mahasiswa di wilayah Bogor, kini terancam Pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara 4 tahun.

SAM (29), dalam aksinya menipu 317 korban mahasiswa dari beberapa kampus di Bogor. Dari aksinya ini, tersangka meraup untung Rp2,3 M. Hasil kejahatan oleh tersangka digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, membeli mobil untuk menaikan status sosialnya dan menutupi utang sebelumnya.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin didampingi Kasat Reskrim, AKP Yohanes Ridhoi Sigiro, Kasie Humas, Iptu Desi Triani dan perwakilan dari IPB Univercity dan Kanit 3, Iptu Dwi mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pinjaman online ini memiliki legalitas.

Tersangka SAM melalui toko online milik orang lain namun diakui miliknya menawarkan investasi untuk toko yang diakui miliknya. Ia menjanjikan keuntungan 10 persen bagi korban yang hendak berinvestasi. Para korban yang semuanya mahasiswa tergiur keuntungan, lalu meminjam uang lewat pinjaman online.

“Setelah dapat pinjaman, para korban lalu menyerahkan ke tersangka. Dalam perjalanan, janji investasi ini bodong. Uang yang didapat dari pinjaman online juga sudah digunakan tersangka,” kata AKBP Iman di aula SS Polres Bogor, Jumat (18/11/2022).

Dari keterangan sementara, tersangka bisa masuk ke dalam kampus IPB hingga memperdaya 116 mahasiswa atas peran seseorang.

“Tersangka masuk ke dalam kampus tawarkan kerjasama ke korban. Ada yang setor Rp2 juta ada yang setor hingga Rp20 juta/orang. Hingga saat ini, sudah 10 orang kita mintai keterangan sebagai saksi. Tersangka beroperasi sejak bulan Pebruari 2022,” tegas Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa IPB University menjadi korban penipuan dari investasi bodong.
Dari informasi, total sekitar 317 orang dari sejumlah perguruan tinggi mengalami penipuan dari investasi bodong ini. IPB terbanyak korbannya yakni 116 orang.

Terkait hal ini, Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengklarifikasi kasus pinjaman online (pinjol) yang tengah menimpa sejumlah mahasiswa IPB University belakangan ini.

Rektor mengatakan, pada Selasa, 15/11/2022, ia mengundang para mahasiswa yang menjadi korban kasus ini guna menggali informasi yang sebenarnya terjadi. Turut hadir para Dekan dan pejabat IPB University lainnya. (yopi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.