oleh

Batal! Ujicoba Gage di Jalan Raya Margonda Depok, Alasannya Ini …

POSKOTA. CO – Keluhannya kemacetan parah di seluruh jalan alternatif Kota Depok saat pelaksanaan uji coba ganjil genap (Gage) baru dua kali dilaksanakan hari Sabtu dan Minggu yaitu tanggal 4 dan 5 serta 11 dan 12 Desember 2021 akhirnya dibatalkan oleh Mapolres Metro Depok dan Dishub Kota Depok.

“Setelah dievaluasi tim gabungan Pemkot Depok dari hasil pemantauan tim gabungan, masukan, saran maupun kritik masyarakat pemakai kendaraan akhirnya ujicoba Gage untuk hari Sabtu dan Minggu tanggal 18 dan 19 Desember 2021 di ruas Jl. Raya Margonda terpaksa dibatalkan, ” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat lantas) Mapolres Metro Depok, AKBP Jhoni Eka Putra kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

Alasan dibatalkannya Gage di ruas Jl. Raya Margonda karena berdasarkan hasil evaluasi, kebijakan ini malah menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan alternatif lain di Kota Depok antara lain di Jl. Raya Juanda, Jl. Raya Komjen M Yasin, Jl. Raya Siliwangi dan Jl. Raya Tanah Baru, Jl. Raya Cinere, Jl. Raya Sawangan, Jl. Raya Muhtar dan beberapa jalan lain.

“Ya benar, Ujicoba ganjil genap di jalan Margonda Raya pada hari Sabtu dan Minggu tidak bisa dilanjutkan kembali atau belum bisa diterapkan di Kota Depok,” katanya walaupun hasil evaluasi dua pekan ini ada penurunan kepadatan di ruas Jl. Raya Margonda baik dari arah Depok maupun Lenteng Agung dan Kelapa Dua.

Menurut dia, walaupun ada penurunan kepadatan jumlah kendaraan di kawasan Gage Jl. Raya Margonda namun di sejumlah ruas jalan alternatif lain malah sebaliknya sehingga kami memutuskan untuk tidak melanjutkan dulu.

Kegiatan Gage bisa dilanjutkan kembali asalkan infrastruktur telah memadai di Kota Depok seperti keberadaannya parkir liar sudah ditertibkan, jalur jalan pendukung telah memadai dan adanya penambahan jalan alternatif lain sehingga masyarakat dapat menggunakan dengan nyaman dan lancar.

Dibatalkannya uji coba Gage di ruas Jl. Raya Margonda, diakui Andri, warga Depok Jaya, sudah diprediksi sejak sebelum dan saat pelaksanaan Gage dilakukan karena melihat jalan alternatif di Kota Depok sangat tidak memadai dan banyaknya pertigaan menuju perumahan warga.

“Sudah diprediksi masyarakat tidak atau belum dapat dilakukan di Kota Depok yang tengah berkembang serta banyaknya kendaraan pribadi namun tidak sebanding dengan kondisi lebar atau luas jalan alternatif yang tersedia, ” ujar bapak dua anak ini. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.