oleh

Banyak Kejutan di Semifinal, Babak Grand Final Esports Star Indonesia Dijamin Apik

POSKOTA.CO – Sebanyak lima dari 10 player tim Red Tigers, berhasil menjadi yang terbaik setelah menaklukan sesi pertandingan terakhir pada babak semifinal Esports Star Indonesia GTV, Sabtu (28/11/20) malam WIB.

Kelimanya berhak melaju ke babak grand final yang akan digelar pada 5 Desember 2020 mendatang.

Kelimanya adalah Saint de Lucaz & Zerologic asal Bandung serta OG, Cello, dan Hansel, asal Jakarta. Mereka berlima akan melawan finalis dari Blue Rhinos yaitu JBun asal Sentebang, Aeden asal Cimahi, Aville asal Bandung, Bankai dan Maxi asal Jakarta. Melihat kualitas para Players, babak grand final dipastikan bakal berlangsung apik.

Kepastian itu bisa terlihat dari line up para finalis di babak grand final pada 5 Desember 2020 nanti.

Hal itu bahkan sudah diprediksi oleh salah satu Coach dari Red Tigers, Jonathan “Emperor” Liandi. “Kita yakin banget menang. Mungkin dilihat dari raut wajah player-player Blue Rhinos, mereka merasa sudah bakal juara. Mereka engga tahu kalau kita udah ada Miracle Boy (Cello) yang comeback. Jadi hati-hati aja sih,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Minggu (29/11/2020)

Selain itu, banyaknya kejutan yang terjadi di babak semi final. Pada pertandingan penentuan babak semifinal antar player Red Tigers, Junjun calon bintang esports asal Jakarta awalnya berhasil mengalahkan Star Team pada uji tanding melawan pro-player.

Tantangan Junjun kepada Coach Zulkanain ‘Wizzking’ Zulkifli berhasil dibuktikan. Junjun diuntungkan dengan keputusan Coach Wizzking saat memutuskan untuk meminjamkan RRQ Albert dan BTR Matt dengan ditukar oleh Hansel dan Ditsky. Walhasil, formasi antar tim yang bertanding menjadi kekuatan campuran antara para calon bintang esports dan pro-player.

Namun, kemenangan Tim Red Tigers A yang terdiri dari Junjun (Jakarta), Keakira (Bogor),  Ditsky (Indramayu), Yan (Palembang), dan Daxee (Jakarta) gagal melawan Tim Red B : Saint de Lucaz (Bandung), Zerologic (Bandung), OG (Jakarta), Cello (Jakarta), dan Hansel (Jakarta).

Kemenangan Junjun cs hanya sebatas pada pertandingan pembuktian, dan kemenangan yang seharusnya dikejar untuk menggenggam tiket ke grand final justru lepas ke player yang lain.

Cello (Jakarta) yang sempat tereliminasi dan kembali lewat jalur wild card ke panggung semi final Esports Star Indonesia, Si Miracle Boy ini berhasil meningkatkan performa permainannya dan berhasil lolos ke grand final.

Sebaliknya, ada Keankira yang harus menerima kekalahan, padahal predikat MVP selalu direbut pada beberapa match sebelumnya dan berkali-kali jadi sorotan pemberitaan terkait dirinya yang CEO RRQ. (ra/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *