oleh

ABK KN Pulau Marore-322 Latihan Menembak di Atas Geladak Kapal

POSKOTA.CO – Sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) yang menjadi tim penembak senapan mesin berat SM-5 kaliber 12,7mm melaksanakan latihan menembak di geladak kapal KN. Pulau Marore-322 di sekitar Perairan Pulau Gangga, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, kemarin.

Para ABK yang melakukan latihan menembak merupakan personel pilihan dari proses seleksi ketat. Dibutuhkan personel dengan kualifikasi psikologi yang baik, teliti, ulet, memiliki konsentrasi tinggi dalam situasi tidak terduga dan tetap tenang dalam mengoperasikan sistem persenjataan. Personel yang bertugas mengawaki senjata tersebut bertanggung jawab penuh untuk mempertahankan kapal dari ancaman yang ada.

Kegiatan tersebut merupakan agenda latihan dari Direktorat Latihan Bakamla RI yang dipimpin langsung oleh Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Sandy M. Latief, didampingi Kepala Subdirektorat Dukungan Latihan Kolonel Bakamla Hotma Sirait dan Kepala Subdirektorat Penyelenggaraan Latihan Kolonel Bakamla Julisa Kusumowardono.

Laksma Bakamla Sandy mengatakan, latihan dilaksanakan dalam rangka mengasah kemampuan menembak personel KN. Pulau Marore-322 dan juga untuk menguji coba sistem persenjataan ringan untuk pertahanan di atas kapal. Kegiatan diawali dari pengenalan dasar, cara kerja senjata, cara perawatan hingga tahap uji tembak secara semi otomatis dan tembakan otomatis. “Seluruh proses latihan diajarkan dan didampingi langsung instruktur dari PT. Pindad,” kata Laksma Bakaml Sandy Latief.

Senjata yang digunakan dalam latihan merupakan jenis Senapan Mesin Berat SM-5 kaliber 12,7 mm produksi dalam negeri yang dibuat oleh PT. Pindad. “Senapan mesin berat produksi Pindad ini sudah teruji kehandalannya mampu menembakkan proyektil 12,7mm secara semi otomastis dan otomatis,” ujar Laksma Bakamla Sandy Latief.

Pengadaan sistem persenjataan ini merupakan bagian dari realisasi rencana strategis Bakamla RI untuk memperkuat jajaran armada patroli laut yang ada. Rencananya seluruh kapal milik Bakamla RI akan menggunakan senjata jenis yang sama sebagai sistem pertahanan diri.

Tidak hanya itu, kapal patroli Bakamla RI yang berukuran besar nantinya akan dipersenjatai dengan sistem persenjataan yang lebih besar untuk mendukung fungsi dan tugas pokok Bakamla RI dalam menjaga keamanan laut.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Leonidas Braksan,M.M., berpesan kepada seluruh personel yang mengikuti pelatihan agar tetap profesional dengan selalu memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan saat berlatih maupun dalam menunaikan tugas.(humas Bakamla/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *