POSKOTA.CO – Ratusan petugas berseragam warna-warni yang tergabung dalam ‘Pasukan Pelangi’ menggelar aksi bersih-bersih fasilitas publik seperti pendestrian atau trotoar disepanjang kawasan Patung Kuda Kencana sampai dengan Patung Plaza, Sabtu (27/3/2021).
Ratusan pasukan pelangi ini terdiri dari wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang dikerahkan membersihkan pedestrian dengan cara di kosek, di cuci, dan di semprot. Aksi bersih-bersih ini diwarnai kekompakan petugas berseragam warna-warni dari Aparat Sipil Negara (ASN), petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) dan elemen masyarakat maupun pemilik gedung.
Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga (BM) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho ketika diwawancarai POSKOTA.CO mengaku, kegiatan berish-bersih fasilitas publik utamanya adalah pedestrian atau trotoar yang biasa dipakai oleh pejalan kaki dari sepanjang patung kuda kencana sampai dengan patung plaza yang di mulai pukul 15.00 wib sore tadi.
Kegiatan ini, digerakan dengan pasukan pelangi yaitu, kuning, hijau, biru, orangye, untuk membantu membersihkan pedesrtian di 10 cluster.
“Untuk pasukan kuning mengerahkan 150 dari satgas BM terbagi menjadi 10 cluster. Di Jakarta Pusat itu ada 7 cluster dan Jakarta Selatan 3 cluster,” ungkap Hari Nugrohi di lokasi.

Tujuannya dari kegiatan aksi bersih-bersih pedestrian ini, kata Hari Nugroho sesuai arahan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan supaya memberikan contoh. Bahwasanya Fasilitas Umum (Fasum) itu harus dirawat atau dibersihkan secara bersama-sama yang menjadi bagian tanggung jawab bersama.
“Fasilitas publik ini kan ada yang membangun, ada juga yang merawat. Makanya kami mengajak keikutsertaan partisipasi dari pemilik gedung-gedung di kawasan ini untuk terlibat dalam kegiatan seperti ini misalnya dengan membantu air, peralatan semprot maupun tenaga nya,” terang Hari.
Hari menghimbau, para pemilik gedung dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini dikemudian hari. “Kami berharap tentunya saling menjaga, melihat dan merawat jika kotor dibersihkan memberikan tidak mengandalkan dari pemerintah saja yang aktif, tetapi juga harus dibangun peran serta bersama-sama dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” paparnya.
Pantauan di lapangan, Kepala Suku Dinas (Kasudin) BM Jakarta Pusat, Rakim Sastranegara terlihat terjun langsung dengan mengosek dan membilas pedestrian pakai sabun dengan air.
Rakim mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini pihaknya menerjunkan 60 pasukan kuning satgas BM Jakarta Pusat. Pembersihan di mulai dari Patung Kuda hingga bunderan HI.
“Jakarta Pusat kebagian 7 zona meliputi perdestrian yang di cuci dengan sabun supaya bersih dan kinlong dengan lebar bervariasi mulai dari 6 meter hingga 7 meter sepanjang kurang lebih 6 kilo meter,” ucap Rakim didampingi Kasudin LH Jakarta Pusat, Masigit.
Selain itu, tambah Rakim ratusan petugas lain juga membantu dalam kegiatan ini antara lain dari, Sumber Daya Air (SDA), Lingkungan (LH), Damkar, PPSU, dan petugas Perhubungan mengatur lalu lintas di lokasi.
“Pasukan oranye LH menerjunkan 1 Air bersih dan 10 sweet sweper dan 10 kijang lintas dengan 100 petugas regu comot sampah termasuk petugas Gulkarmat juga mengerjunkan mobil semprot,” pungkasnya. (van)







Komentar