
POSKOTA.CO – Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Kabupaten Kudus Musthofa meminta sukarelawan pasangan calon presiden nomor urut dua di daerah setempat diminta menjaga situasi wilayah tetap kondusif menjelang Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
“Jangan sampai ada sukarelawan Jokowi-JK yang menghujat pendukung pasangan capres lain karena belum tentu yang menghujat lebih baik dari yang dihujat,” ujarnya di Kudus, Rabu.
Menurut dia, setiap orang berhak menentukan pilihannya sehingga harus saling hormat menghormati meskipun beda pilihan calon presiden.
Untuk itu, kata Musthofa yang juga Bupati Kudus, masyarakat hingga di tingkat desa diminta juga ikut menjaga situasi wilayah tetap kondusif hingga selesainya proses pemilihan presiden.
“Lebih baik sukarelawan Jokowi-JK menonjolkan hal-hal yang positif dari sosok Jokowi, seperti sosok yang dikenal jujur, merakyat dan sederhana,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, tugas sukarelawan juga untuk meluruskan informasi yang tidak benar terkait Jokowi-JK serta bersilaturahmi kepada warga yang belum mengenal sosok Jokowi untuk diberikan penjelasan guna menggalang dukungan masyarakat.
Ia mengatakan pesan tersebut juga disampaikan kepada sukarelawan Jokowi-JK yang ada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Di desa tersebut, kata dia, muncul sukarelawan yang juga membuat posko Jokowi-JK secara bergotong royong tanpa ada instruksi.
“Kami tidak akan memaksakan setiap desa di Kabupaten Kudus terdapat posko serupa, meskipun sejauh ini masing-masing desa sudah ada posko yang menempati rumah para sukarelawan. Biarlah muncul posko atas kesadaran sendiri seperti halnya di Desa Tanjungrejo,” ujarnya.
Koordinator Sukarelawan Jokowi-JK di Desa Tanjungrejo, Hadi Pariyono, mengungkapkan jumlah sukarelawan yang ada di desanya mencapai 50-an orang karena setiap rukun warga (RW) terdapat 10 sukarelawan.
Ia mengatakan kemunculan sukarelawan maupun posko Jokowi-JK merupakan inisiatif para warga yang memang mendukung Jokowi-JK.
Posko Jokowi-JK tersebut, kata dia, sudah diresmikan Selasa (24/6) malam dengan dihadiri sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kudus dan tim sukses Jokowi-JK di Kabupaten Kudus.
“Saya juga sudah menyiapkan tembang khusus untuk Jokowi. Jika terpilih menjadi presiden akan disiapkan tiga tembang khusus untuk dia,” ujarnya.
Ketiga tembang yang diciptakan sendiri itu, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Trisakti.
Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa serta Jokowi-Jusuf Kalla.







Komentar