TANGERANG — Polisi menangkap pria berinisial AS (28), terduga pelaku pembunuhan wanita berinisial PAI (25) yang ditemukan tewas di sebuah ruko cuci steam motor di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
AS yang diketahui merupakan pria asal Magetan, Jawa Timur, diamankan tim gabungan Polsek Cipondoh dan Polres Metro Tangerang Kota kurang dari 24 jam setelah korban ditemukan tewas pada Sabtu (26/9/2026).
Kapolsek Cipondoh AKP Yudha Prakoso membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan AS kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait kematian PAI.
“Benar, pelaku sudah berhasil diamankan tim gabungan kurang dari 24 jam untuk diproses secara hukum,” kata Yudha Senin (28/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, AS diketahui baru sekitar tiga bulan bekerja di tempat cuci steam motor tersebut. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebelum kejadian, korban dan AS disebut baru saling mengenal melalui aplikasi MiChat. Komunikasi keduanya kemudian berlanjut melalui WhatsApp hingga keduanya sepakat bertemu di lokasi kejadian.
Informasi awal menyebut pertemuan tersebut diduga berkaitan dengan transaksi hubungan seksual. Namun, polisi belum memastikan informasi tersebut sebagai motif pembunuhan dan masih melakukan pendalaman.
“Untuk motif kami masih terus laksanakan pemeriksaan dan pendalaman,” ujar Yudha.
Penemuan jasad PAI di ruko steam motor tersebut menghebohkan warga sekitar pada Sabtu (26/9). Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah kerabat korban, Dwi dan Desi, mendapat kabar dari AS bahwa PAI berada di dalam ruko dalam kondisi tidak sadarkan diri. Keduanya kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.
Namun, saat tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, ruko milik Abdi Wahyudi tersebut dalam keadaan terkunci dan gembok berada di bagian luar. Saksi kemudian menghubungi pemilik usaha steam motor untuk membuka ruko.
Setelah pintu berhasil dibuka, para saksi bersama pemilik ruko masuk ke dalam. Mereka kemudian menemukan PAI sudah terbaring kaku dan tidak bernyawa. Polisi yang menerima laporan selanjutnya melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan AS. (Imam/fs)







Komentar