JAKARTA – Kegiatan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengajar kembali dilaksanakan, kali ini berlangsung di SMKN 38, Jalan Karet Pasar Baru Timur, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (10/10/2024).
ASN mengajar merupakan kegiatan yang diinisiasi Inspektorat Provinsi Jakarta bertujuan membangun budaya antikorupsi kepada para pelajar SD, SMP hingga SMA dan SMK.
Kali ini, Camat Tanah Abang Dicky Suherlan yang bertugas sebagai pengajar dalam ASN Mengajar.
Dia menerangkan, para siswa-siswi merupakan aset bangsa yang ke depannya harus dikelola dengan baik, sehingga terarah pada nilai-nilai yang positif serta memiliki kepribadian yang baik dan luhur.
“Baru saja saya jelaskan bahwa kata budaya sejatinya jangan dipadankan dengan hal negatif, karena budaya itu sejatinya hal yang positif,” imbuhnya.
Sementara itu, Inspektur Pembantu Wilayah Kota (Irbanko) Administrasi Jakpus, Rianta Widya Amalia menerangkan, kegiatan ASN mengajar hari ini dilaksanakan di SMKN 38. Selain mengedukasi tentang pendidikan antikorupsi melalui ASN mengajar dari lintas perangkat daerah, melibatkan ASN jenjang eselon III.
Jajarannya dalam kesempatan ASN mengajar, kata Amalia mensosialisasikan antikorupsi menggunakan Bus Anti Korupsi berkolaborasi dengan PPATK terkait literasi keuangan.
“Integritas anti korupsi itu harus menjadi DNA, artinya adalah kalau diumpamakan seperti orang bernafas secara otomatis melekat dalam tubuh. Integritas itu harus menempel satu kesatuan mulai dari pikiran hingga perilaku yang menunjukan dalam melakukan sesuatu di manapun berada harus melekat sifat integritas,” ungkap Amalia.
Seperti diketahui, jumlah sekolah yang sudah dikunjungi sekitar 38 sekolah sejak bulan September 2024 dan program seperti ini dimulai di wilayah Jakpus.
“Program ini sudah berjalan selama 2 bulan. kami juga sudah melakukan survei kegiatan ASN mengajar dan hasilnya banyak yang memberikan respon positif untuk penyelenggaraan di sekolah-sekolah. Harapannya, kedepannya para anak-anak dapat menjadi pemimpin Indonesia dengan memiliki sifat dan karakter yang kuat serta berintegritas untuk pengisi Generasi Emas Tahun 2045,” imbuhnya. (van)








Komentar