oleh

Taufik Hidayat: Saya Siap Jadi Bapak Angkat

hak3POSKOTA.CO – “Saya siap juga menjadi bapak angkat mereka (para juara nasional Milo School Competition 2014) ,” ujar mantan juara dunia bulu tangkis Taufik Hidayat kepada wartawan di Taufik Hidayat Arena, Ciracas, Jakarta, baru-baru ini.

Namun, sambung menantu mantan ketua umum PSSI Jenderal (Purn) Agum Gumelar, para pebulu tangkis junior yang akan menjadi anak asuhnya harus memiliki prestasi dan bakat. “Ya, tapi harus memiliki kemampuan, bakat dan prestasi. Kalau nggak buat apa?” cetus Taufik dengan nada tanya.

Dalam pertemuan Milo dengan para wartawan di Taufik Hidayat Arena, itu sembilan juara nasional ‘MILO School Competition 2014’ dari Yogyakarta dan Surabaya berhadapan dengan atlet Pelatihan Nasional (Pelatnas) yang juga lulusan ‘MILO School Competition’ dalam ‘Perang Bintang’.

Para juara MILO School Competition 2014 berlatih secara eksklusif di MILO Camp mulai dari tanggal 21 Agustus hingga 30 Agustus di gelanggang bulu tangkis milik Taufik Hidayat itu.

Berbekal pengalaman dilatih oleh tim pelatih Taufik Hidayat Arena, para juara nasional dapat mengembangkan mental juara dan belajar nilai-nilai penting dalam olah raga seperti ketekunan, percaya diri, kerja sama tim dan sportivitas.

Hal ini bukan hanya berguna di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan mereka.
Di gelar ‘Perang Bintang’, para juara MILO School Competition akan menjajal kemampuannya dan berhadapan dengan juara MILO School Competition 2009, Clinton Hendrik dan para juara MILO School Competition 2011, Jonathan Cristie, Aurum Oktavia Winata serta Sarah Christin.

Taufik Hidayat yang juga duta MILO School Competition menyebut, pengalaman di ‘Perang Bintang’ ini diharapkan bisa meningkatkan rasa percaya diri para juara nasional di lapangan dan juga mengasah teknik bermain bulu tangkis karena mereka harus berhadapan dengan atlet-atlet Pelatnas.

”Saya sangat bangga melihat semangat dan kemampuan para peserta. Semoga pelatihan selama dua minggu dan kegiatan ini dapat melahirkan bibit atlet bulu tangkis baru yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Taufik pebulu tangkis yang pernah menyandang peringkat nomor satu dunia.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada Nestlé MILO yang telah menunjukkan konsistensinya untuk selalu mendukung dan memberikan kontribusi dalam dunia olah raga terutama bulu tangkis,” katanya.

Sembilan juara nasional ‘MILO School Competition 2014’ itu adalah Cahya Christian yang meraih juara tunggal putra SMP, disusul juara tanggal putri SMP Della Apriya Anggraini, Bagas Permana-Cahya Christian (ganda putra SMP) , Rahmatul Fuada-Resaria Riskha (ganda putri SMP), Olivia Riza Wulandari (tunggal putri), Jevin Novea (putra SD), Yustino Ariwibawa-Jevin Novea (ganda putra SD) dan Eriana F -Olivia Riza Wulandari (ganda putri SD). (Hakim Moesthaf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *