POSKOTA.CO – Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, menyelidiki kemungkinan ada pihak dari luar yang memasok gergaji untuk enam tahanan kabur dari Markas Kepolisian Sektor Pondokgede pada Jumat.
“Kemungkinan ada yang membantu dari luar untuk memasok alat penjebol teralis,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota AKP siswo di Bekasi, Minggu.
Menurutnya, Mapolsek Pondokgede telah dilengkapi dengan kamera pengintai atau CCTV untuk memantau setiap gerakan para tahanan oleh penjaga. “Namun, CCTV tidak bisa memantau hingga ke tahanan di kamar mandi, sehingga saat mereka kabur, petugas tidak mengetahuinya,” katanya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sebuah gergaji besi dan potongan besi di kamar mandi. “Penyidik saat ini tengah mendalami dari mana gergaji itu berasal,” katanya.
Menurutnya, berbagai kemungkinan masuknya gergaji itu ke area penjara masih didalami. “Apa mungkin gergaji itu dibawa oleh salah satu pembesuk atau ada cara lain,” ujarnya. Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan memeriksa prosedur penjagaan tahanan oleh petugas piket saat kejadian.
“Seluruh petugas piket sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya,” katanya. Menurut Siswo, telah terjadi kesalahan prosedur di Mapolsek Pondok Gede hingga mengakibatkan enam dari 26 jumlah tahanan berhasil kabur. “Yang pasti ada kesalahan prosedur. Kenapa sebuah gergaji bisa sampai ke tangan tahanan,” katanya.







Komentar